BALIEXPRESS.ID- Fasilitas toilet di Anjungan Penelokan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali kembali menjadi sorotan akibat kondisinya yang jorok.
Kekumuhan toilet Penelokan ramai dibahas di media sosial (medsos) setelah foto-fotonya diunggah oleh akun Gede Bali Transport di Facebook ‘Pengaduan 24 Jam Bangli Era Baru’ yang dikelola Pemkab Bangli.
Selain mengunggah sejumlah foto yang menunjukkan kondisi toilet dan pemandangan indah Gunung Batur, pengguna medsos tersebut memberikan keterangan bahwa toilet yang kumuh ditemukan saat tamunya ingin menggunakan fasilitas tersebut.
Terlihat sampah berserakan. Toilet khusus pria kotor seperti tidak dibersihkan dalam waktu lama. Kondisi serupa juga terlihat di wastafel.
Pengguna medsos tersebut juga menyoroti tiket masuk yang mahal sebesar Rp50 ribu, sementara fasilitas kebersihan tidak terjaga.
Ia mengibaratkan kondisi toilet seperti dalam film horor, yang kontras dengan toilet di Desa Wisata Penglipuran dan objek wisata lain yang dikelola oleh desa.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli I Wayan Sugiarta tidak menampik kondisi tersebut.
Setelah menerima keluhan, ia mengerahkan petugas kebersihan untuk membersihkan toilet tersebut pada Jumat (3/1/2025).
Sugiarta mengatakan bahwa petugas kebersihan sebenarnya rutin membersihkan toilet di Anjungan Penelokan setiap pagi.
Namun, setelah malam pergantian tahun, toilet tersebut memang tidak terawat karena air PDAM tidak mengalir selama beberapa hari. Air di penampungan juga habis.
Kondisi tersebut diperparah oleh pengunjung yang memaksa menggunakan toilet saat malam pergantian tahun meskipun tidak ada air. Beberapa di antaranya buang air kecil bahkan buang air besar (BAB) di toilet.
“Kalau kami memberikan fasilitas, pengunjung bantu menjaga. Ketika tidak ada air jangan dipaksakan,” pesannya.
Sebelumnya, pada November 2024, fasilitas toilet di Anjungan Penelokan juga menjadi sorotan wisatawan.
Air pembuangan dari wastafel menggenang di area depan. Kondisi itu tidak hanya menciptakan kesan kotor, tetapi juga menimbulkan bau tak sedap.
Untuk mengantisipasi masalah serupa di masa depan, pihaknya berencana menyiagakan petugas kebersihan dengan sistem sif di Anjungan Penelokan.
Selama ini, petugas kebersihan juga bertugas menjaga kebersihan berbagai fasilitas wisata lainnya di Kintamani, yang dikelola oleh Pemkab Bangli. (*)
Editor : I Made Mertawan