Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Heboh! Pria Asal NTT Diamankan di Bandara Ngurah Rai, Bali karena Kedapatan Bawa 37 Peluru dalam Kotak Permen

I Putu Suyatra • Sabtu, 4 Januari 2025 | 14:57 WIB
Puluhan butir peluru diletakan diatas meja. Petugas mengamankan dari salah seorang penumpang di Bandara Ngurah Rai. (Foto Istimewa.)
Puluhan butir peluru diletakan diatas meja. Petugas mengamankan dari salah seorang penumpang di Bandara Ngurah Rai. (Foto Istimewa.)

BALIEXPRESS.ID – Seorang pria bernama Daud Nani Bulu (35) asal Desa Ombarade, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, membuat heboh di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Daud diamankan petugas keamanan pada Rabu (1/1/2025) sekitar pukul 09.00 Wita karena kedapatan membawa 37 butir peluru, yang disembunyikan di dalam kotak permen mentos.

Kejadian ini bermula saat petugas keamanan, Nyoman Ayu Sumayanti, melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang di area terminal keberangkatan domestik.

Sekitar pukul 08.30 Wita, mesin X-Ray mendeteksi benda mencurigakan berupa beberapa objek kecil di dalam tas gendong yang disimpan di koper hitam milik Daud, calon penumpang Wings Air IN 640 rute Denpasar-Tambolaka.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas menemukan 37 butir peluru dengan kaliber 9 mm di dalam tas tersebut.

Rinciannya, 34 peluru aktif dan 3 selongsong peluru kosong.

Menariknya, semua peluru itu tersimpan rapi dalam sebuah kotak permen mentos berwarna kuning.

Pengakuan Mengejutkan

Saat diinterogasi, Daud mengaku tidak mengetahui isi tas yang dibawanya.

Ia menyebut bahwa tas tersebut adalah milik Robinson Pata Lidi, kerabatnya yang telah meninggal dunia akibat kecelakaan pada 30 Oktober 2024.

Daud mengatakan, dirinya hanya membantu membawa tas tersebut untuk mengantar jenazah Robinson ke Tambolaka bersama keluarga lainnya.

Hal menarik lainnya, Bella, yang disebut sebagai adik almarhum dan pemilik tas tersebut, juga mengaku tidak mengetahui bahwa tas itu berisi peluru.

Bahkan, Bella menggunakan boarding pass milik Daud untuk menitipkan tas tersebut ke dalam koper.

Penyelidikan Berlanjut

Daud kini diamankan di Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini tengah ditangani oleh pihak berwenang. Namun, hingga berita ini diturunkan, Ps Kasi Humas Ipda Nyoman Darsana menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu konfirmasi dari satuan reserse kriminal yang menangani kasus ini.

Insiden ini tentu menjadi perhatian publik, terlebih mengingat cara penyelundupan yang unik dan berbagai pengakuan yang membingungkan.

Apakah ini murni kelalaian atau ada motif tersembunyi di baliknya? Kita tunggu perkembangan selanjutnya. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #bandara ngurah rai #peluru #ntt