Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tiba di Bali Hari Ini, Jenazah Ni Ketut Nurhayati akan Dikuburkan di Desa Gitgit

Wiwin Meliana • Rabu, 8 Januari 2025 | 16:58 WIB

Jenazah Ni Ketut Nurhayati yang dibunuh di Malaysia akan dikuburkan di Desa Gitgit Buleleng
Jenazah Ni Ketut Nurhayati yang dibunuh di Malaysia akan dikuburkan di Desa Gitgit Buleleng

BALIEXPRESS.ID-Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Buleleng, Bali, Ni Ketut Nurhayati (39), ditemukan tewas mengenaskan di sebuah kamar hotel di Puchong, Malaysia, pada Selasa (31/12/2024).

Korban diduga menjadi korban kekerasan setelah ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.

Baca Juga: Kisah Tragis Ni Ketut Nurhayati; Berangkat Melalui Agen, Pilih Jadi Tenaga Kerja Ilegal

Kematian tragis ini segera mengundang perhatian dan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, tempat korban berasal.

Jenazah mendiang Ni Ketut Nurhayati direncanakan untuk dibawa pulang ke Desa Gitgit pada Rabu (08/1/2025) untuk dikebumikan di Setra Desa Adat Gunung Luwih.

 Masyarakat setempat dan keluarga korban merasa kehilangan dan berduka atas peristiwa tragis ini.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Buleleng, Made Juartawan, mengonfirmasi bahwa Ni Ketut Nurhayati adalah pekerja migran asal Buleleng.

Baca Juga: Dibunuh di Malaysia, Jenazah Ni Ketut Nurhayati Dipulangkan ke Bali Hari Ini

 “Kami mendapat informasi bahwa seorang TKI asal Buleleng meninggal di Malaysia. Secara administrasi, ia beralamat di luar Bali, namun suaminya berada di Gitgit,” ujar Juartawan saat dikonfirmasi pada Selasa (7/1/2025).

Menurut Juartawan, Nurhayati awalnya berangkat ke Malaysia melalui agen penyalur tenaga kerja.

Namun, setelah beberapa waktu bekerja di negara tersebut, ia memutuskan untuk pindah tempat kerja tanpa memberi tahu agen yang memberangkatkannya.

Hal ini menyebabkan keberadaan dan izin kerjanya tidak tercatat resmi di Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Denpasar.

Baca Juga: Catat Ya! DPRD Bangli Rancang Rapat Kerja Mingguan dan Lebih Sering Turun ke Lapangan

 “Setelah di Malaysia, ia sempat pindah kerja, namun kami belum tahu pekerjaan terakhirnya di sana,” kata Juartawan. Hasil penelusuran sementara, nama Nurhayati tidak terdaftar dalam data BP3MI.

Dinas Tenaga Kerja Buleleng telah melakukan koordinasi lebih lanjut dengan BP3MI dan pihak berwenang di Malaysia untuk mencari informasi lebih lengkap mengenai status dan kondisi korban.

 “Kami masih menunggu informasi resmi dari pusat, terutama mengenai penyebab kematiannya. Kami baru mendapat informasi ini dari pihak keluarga,” lanjut Juartawan.

 

Editor : Wiwin Meliana
#pekerja migran #dibunuh #dikuburkan #desa gitgit #malaysia