BALIEXPRESS.ID – Bupati Klungkung terpilih I Made Satria, menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan basis data sebagai langkah awal usai pelantikannya.
Menurut politisi PDIP asal Dusun Sental Kangin, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida tersebut, kebijakan yang tepat sasaran hanya dapat dilahirkan melalui data yang akurat.
"Tanpa data yang akurat, mustahil kita bisa melahirkan kebijakan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Satria beberapa waktu lalu.
Dalam program kerja 100 hari, Satria mengungkapkan beberapa prioritas yang akan segera direalisasikan, diantaranya bantuan ngaben sebesar Rp 5 juta per sawe, peningkatan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan penanganan sampah yang dinilainya menjadi isu darurat di Klungkung.
"Selain itu, santunan kematian yang sebelumnya hanya Rp 1 juta akan dinaikkan menjadi Rp 2 juta. Sedangkan untuk bantuan Ngaben, pengajuan proposal tetap menjadi syarat utama," tambahnya.
Satria juga menegaskan komitmennya untuk menangani persoalan sampah dengan serius. Menurutnya, Klungkung saat ini berada dalam kondisi darurat sampah yang memerlukan perhatian segera.
"Sampah harus benar-benar teratasi dari perkotaan hingga pedesaan, tentu dengan program kami yang akan dijalankan 100 hari nanti," tandasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana