BALIEXPRESS.ID - Pulau Bali dipilih Tamara Bleszynski sebagai tempat untuk menetap sejak satu dekade terakhir. Artis cantik itu bahkan telah menjalankan bisnis kuliner sendiri.
Sosok Tamara Bleszynski dikenal luas oleh masyarakat tanah air, karena malang melintang di televisi nasional. Wanita yang lahir pada 25 Desember 1974 itu adalah seorang pemeran sinetron, film, hingga model.
Wanita berdarah campuran Polandia dan Sunda itu memulai karirnya sebagai model setelah meraih gelar sarjana Bisnis Management di St. Bridgis College Australia. Nama Tamara Bleszynski, dengan cepat melambung.
Singkat cerita, pemilik nama lengkap Tamara Natalia Christina Mayawati Bleszyński ini menjalani debut sebagai pemain sinetron dalam Anakku Terlahir Kembali pada 1996. Ia memainkan peran antagonis yang memukau penonton.
Kemudian, wanita itu kembali bermain sinetron, yakni Do’a Membawa Berkah pada 2000. Karirnya terus berlanjut, sampai dijuluki sebagai Ikon Sinetron Ramadan.
Berikutnya, ibu dari dua anak tersebut mulai mengambil peran dalam film Issue pada 2004, Big Day pada 2006. Bahkan, sempat bermain film bergenre slasher (pertama di Indonesia) Air Terjun Pengantin pada 2009.
Dalam kehidupan pribadinya, Tamara pernah menjalani dua kali bahtera rumah tangga. Pertama dengan Teuku Rafli Pasya pada 1997, namun kandas pada 2007.
Wanita itu sempat menikah lagi dengan Mike Lewis di Bali pada 2010, hingga melahirkan anak lelaki bernama Kenzou Leon Blezynski Lewis.
Sayangnya, mereka memutuskan berpisah pada 2012. Tamara Bleszynski telah mengajukan gugatan perceraian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan akhirnya dikabulkan.
Kini wanita itu tengah sibuk dengan bisnis kuliner berupa restoran bernama Teh Manis yang dibangun sejak 2019. Restoran itu berlokasi di Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali.
Pada 9 Januari 2025 lalu, wanita yang memiliki lima saudara tersebut merayakan ulang tahun Teh Manis yang keenam. Rasa bahagianya diungkapkan melalui akun instagramnya.
"Alhamdulillah, Astungkara, Puji Tuhan, Teh Manis berulang tahun yang ke 6 hari ini, terimakasih tak terhingga kepada semua pengunjung Teh Manis dari seluruh penjuru Indonesia yang sudah mampir, maju terus kuliner Indonesia," tulisnya, pada 9 Januari 2025.
Namun, kehidupannya di Pulau Dewata bukannya tanpa masalah. Dirinya sempat dihujat dan diminta pindah dari Bali oleh netizen gara-gara curhatan tentang pembangunan yang berlangsung di sebelah rumahnya pada Juni 2024.
Dia mengeluh karena pembangunan tetap dilaksanakan sampai dini hari, padahal merupakan waktu istirahat. Kegiatan itu menimbulkan kebisingan, yang membuat Tamara tak nyaman.
Meski begitu, wanita yang masih cantik alias awet muda di usianya yang sudah menginjak kepala lima ini hanya menanggapi dengan positif, dan terus menjalani kehidupannya yang tenang di Pulau Seribu Pura ini.
Bahkan, dalam menjalani tahun baru 2025 ini, Tamara bertekad mengisinya dengan penuh semangat. Dirinya siap untuk bekerja, belajar dan terus berkarya.
"Awal tahun adalah awal dari semangat! Lembaran baru ku buka dengan semangat bekerja, semangat belajar akan hal-hal baru. Siap aku bekerja, belajar dan berkarya! Terimakasih atas nafas ini, terimakasih sudah diberi kesempatan untuk merayakan tahun baru 2025. Akan ku isi hari-hari ku dengan semangat," tulisnya dalam postingan yang berbeda. (*)
Editor : I Gede Paramasutha