BALIEXPRESS.ID-Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswa di Bali telah masuk ke pengaduan Senator Bali, Arya Wedakarna.
Dalam media sosialnya, AWK membagikan tangkapan layar pengaduan terkait dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswa yang terjadi di SMKN 1 Abang, Karangasem Bali.
Baca Juga: Bukan Dicelup dengan Tangan! Tirta Sebaiknya Beralaskan Canangsari dan Peketis Ilalang
Dalam pengaduan tersebut, kasus tersebut terkesan ditutup-tutupi oleh pihak sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Arya Wedakarna pun akan memanggil pihak sekolah, komite dan juga siswa-siswa yang terlibat.
“Punapi SMKN 1 Abang Karangasem? Kenapa ditutup tutupi?” tulis AWK pada Selasa (14/01/2025).
Baca Juga: PERINGATAN! Umat Hindu Pantang Melukat dan Keramas Jumat 17 Januari 2025, Begini Penjelasannya
Lebih lanjut, AWK pun menyarankan kepada orang tua siswa, jika mampu agar menyekolahkan anak-anaknya di sekolah swasta.
Sebab menurutnya, terlalu banyak masalah di sekolah negeri.
“Waspadai nyawa anak kita,”tulisnya.
Sementara itu, dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kepala SMK N 1 Abang I Wayan Laba membenarkan siswanya terlibat perkelahian.
Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab terjadinya baku hantam tersebut.
Baca Juga: Pelaku Pembuangan Bayi di Guliang Kangin Bangli Masih Gelap, RSUD Pastikan Tanggung Biaya Perawatan
"Ya memang benar di sekolah kami. Kejadiannya hari Jumat antara siswa kelas 11 dan 12," ujarnya, Selasa (14/1/2025).
Disebutkan, kejadian itu berlangsung di sekolah tersebut. Hanya saja, siswa kelas 12 berinisial Y sudah selesai jam bimbingan.
"Untuk penyebabnya kami tidak tahu secara pasti. Salah satu yang terlibat saat ini masih menjalani proses pemulihan setelah sempat dirawat di RSUD Karangasem," tandasnya.
Awalnya, keributan melibatkan dua anak didiknya. Namun, teman-temannya yang melihat situasi itu mendekati hingga suasana menjadi ramai.
"Siswa kami dirawat karena mengalami kesakitan pada lehernya sehingga sempat dirawat di RSUD Karangasem, saat ini yang bersangkutan sudah dipulangkan," lanjut Laba.
Baca Juga: Perkelahian Antarsiswa di Karangasem, Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Dengan kejadian ini, pihaknya pun mengaku akan melakukan mediasi terhadap dua anak didiknya tersebut.
Hanya saja hal itu belum bisa dilakukan sekarang lantaran masih ada yang menjalani penyembuhan.
Editor : Wiwin Meliana