BALIEXPRESS.ID-Seorang wisatawan asing asal Australia, David M (37), mengalami kerugian sekitar Rp10 juta setelah menjadi korban penjambretan di Jalan Raya Seminyak, Kuta, Badung, pada Minggu malam (12/1/2025).
Baca Juga: Polres Buleleng Gelar Sertijab, Ini Nama-Nama yang Dapat Jabatan Baru
Handphone iPhone 11 warna hitam milik korban berhasil dirampas oleh seorang pria saat korban sedang berjalan bersama istri dan anaknya menuju Nyaman Villas Seminyak.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wita.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMKN 1 Abang Bali, AWK Segera Panggil Pihak Sekolah dan Siswa Terlibat
"Handphone jenis iPhone 11 warna hitam milik korban diambil paksa pelaku," ujar AKP Sukadi pada Selasa (14/1/2025) di Denpasar.
Korban sempat berusaha mengejar pelaku setelah handphone-nya dirampas, namun gagal.
Menyusul laporan tersebut, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kuta yang dipimpin Kanitreskrim Iptu Anggi Wahyu Romadhoni langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Baca Juga: Bukan Dicelup dengan Tangan! Tirta Sebaiknya Beralaskan Canangsari dan Peketis Ilalang
Hasil penyelidikan polisi menunjukkan bahwa iPhone milik korban terdeteksi berada di daerah Denpasar Selatan.
Dengan informasi tersebut, polisi melanjutkan pencarian dan berhasil menemukan handphone tersebut pada Senin (13/1/2025).
Handphone tersebut ditemukan di tangan seorang pria bernama Santoso (40) yang berasal dari Jember, Jawa Timur.
Dalam pemeriksaan, Santoso mengakui bahwa handphone tersebut adalah hasil jambretan yang dilakukannya di Seminyak, Kuta.
Pelaku berencana menjual barang hasil kejahatan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: PERINGATAN! Umat Hindu Pantang Melukat dan Keramas Jumat 17 Januari 2025, Begini Penjelasannya
Selain itu, Santoso mengungkapkan bahwa ia telah melakukan aksi serupa sebanyak tiga kali di wilayah Kuta dan diketahui sebagai seorang residivis dalam kasus yang sama.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pelaku dan berencana untuk menindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Kejadian ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali.
Editor : Wiwin Meliana