Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Realisasi Investasi Bali Triwulan III-2024, Tembus Rp28,10 Triliun, Lampaui Target Hingga 173 Persen

Rika Riyanti • Kamis, 16 Januari 2025 | 18:47 WIB

CAPAIAN: Trafik lalu lintas penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
CAPAIAN: Trafik lalu lintas penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

 

 

BALIEXPRESS.ID - Capaian investasi di Bali pada triwulan III Tahun 2024 mencatatkan angka gemilang dengan total realisasi mencapai Rp28,10 triliun.

Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp16,23 triliun.

Secara persentase realisasi investasi yang masuk mencapai 173 persen.

Baca Juga: KREATIF! Penyuluh Bahasa Bali di Buleleng Gunakan Limbah Plastik untuk Kenalkan Aksara Bali

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, mengungkapkan bahwa meski dominasi investasi masih berpusat di sektor jasa, pihaknya mendorong diversifikasi ekonomi ke sektor primer seperti pertanian, infrastruktur, dan ekonomi kreatif berbasis budaya yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Bali.

Sumarajaya menyebutkan, ada 5 top realisasi investasi Provinsi Bali pada triwulan III Tahun 2024.

Yakni, perumahan, kawasan industri dan kantor; hotel dan restoran; jasa lainnya; perdagangan dan reparasi; dan perikanan.

Baca Juga: Sosok Ketut Wiratmaja: Dari Sopir hingga Ketua KONI Buleleng, Perjalanan Panjang Seorang Tokoh dan Jurnalis

Sementara, ada 3 sektor primer potensial yang akan digarap, yakni pertanian, infrastruktur untuk mendukung konektivitas wilayah, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.

Ketiga sektor ini telah menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi di Bali yang pada triwulan III-2024 mencapai 5,43 persen, lebih baik dibandingkan periode sama 2023 mencapai 5,36 persen.

“Investasi di Bali banyak terkonsentrasi di Bali bagian selatan dengan dominan berada di Kabupaten Badung, Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar,” ungkapnya.

Baca Juga: Dampingi Mediasi, Polsek Abang Sebut Kasus Perkelahian Siswa SMKN 1 Abang Berakhir Damai

Berdasarkan data realisasi investasi sampai dengan triwulan III 2024 di Kabupaten Badung mencapai Rp14,2 triliun.

Kemudian di Kota Denpasar mencapai Rp5,2 triliun.

Kabupaten Gianyar mencapai Rp3,6 triliun.

Baca Juga: Terungkap Duel Pelajar SMKN 1 Abang Dipicu Kesalahpahaman di TikTok

Kemudian disusul Kabupaten Buleleng Rp3,1 triliun, Kabupaten Tabanan Rp1,046 triliun, Kabupaten Karangasem Rp331,890 miliar, Kabupaten Jembrana Rp259,372 miliar, Kabupaten Klungkung Rp193,740 miliar, dan Kabupaten Bangli Rp95,790 miliar.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk mendorong pemerataan investasi Bali Utara dan Selatan, perlu peningkatan aksesibilitas di Bali Utara dan Selatan melalui jalan raya dan transportasi umum.

“Selain investasi, pertumbuhan ekonomi Bali juga ditolong paling besar dari sisi belanja atau konsumsi rumah tangga sebesar 52,17 persen, ekspor sebesar 38 persen, dan kinerja lapangan usaha akomodasi, makan dan minum (pariwisata) sebesar 22 persen,” tutupnya.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #triwulan iii #investasi #2024