Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tingginya Peminat Kuliner Jepang di Bali, Sushi Mulai dari Rp 3 Ribu di Mall

Rika Riyanti • Minggu, 19 Januari 2025 | 00:39 WIB

KULINER JEPANG: Salah satu kuliner Jepang di Living World Mall yang ramai antrean
KULINER JEPANG: Salah satu kuliner Jepang di Living World Mall yang ramai antrean

 

 

BALIEXPRESS.ID – Peminat kuliner Jepang di Bali semakin meningkat, terutama untuk menu ramen dan sushi.

Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat terhadap restoran yang menawarkan kedua jenis makanan tersebut.

Tidak hanya dari segi rasa, harga terjangkau juga menjadi daya tarik utama.

Ini dapat dijumpai di salah satu gerai kuliner baru di Living World Mall, RamenYA! X SushiYA, dengan menu ramen hanya mulai dari Rp 28 ribu per porsi dan bahkan sushi yang dapat dinikmati mulai dari Rp 3 ribu per porsi.

Baca Juga: Menko Pemberdayaan Masyarakat RI Apresiasi Peran BRI Memperkuat Pembangunan Desa melalui Program Desa BRILiaN

Marketing Manager RamenYA! X SushiYA, Chintya Zahra, menyatakan bahwa Bali, khususnya Denpasar, memiliki potensi besar untuk pasar makanan Jepang.

Hal ini menjadi alasan dibukanya gerai baru di kawasan tersebut.

“Pasar di Denpasar itu sangat besar, karena memang ini kota utama di Bali. Kita juga melihat banyak pecinta ramen dan sushi yang meminta kami untuk hadir di sini. Jadi, ini adalah bentuk respons terhadap permintaan mereka,” ujarnya saat ditemui Sabtu (18/1).

Menurut Chintya, kombinasi ramen dan sushi dalam satu gerai juga menjawab tren konsumen yang menginginkan variasi menu dalam satu tempat.

Baca Juga: Pedagang di Jembatan Merah Ditertibkan, Begini Situasinya Sekarang

Ia menambahkan bahwa kuliner Jepang semakin populer di berbagai platform media sosial, terutama TikTok, yang ikut mendongkrak popularitas menu-menu andalan.

“Menu sushi kami lagi viral di TikTok. Banyak yang penasaran dan akhirnya mencoba. Selain itu, kami juga berusaha membuat harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 3.000 per porsi untuk sushi. Ada juga pilihan lain dengan harga Rp 6.000 dan Rp 12.000. Ini membuat makanan Jepang semakin bisa dinikmati oleh semua kalangan,” jelasnya.

Selain harga yang kompetitif, Chintya menekankan bahwa seluruh menu yang ditawarkan di gerai Bali tidak mengandung daging sapi, sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal.

“Untuk di Bali, kami tidak menyediakan beef, ini sudah menjadi kebijakan seluruh gerai kami di sini,” imbuhnya.

Chintya juga mengungkapkan bahwa peminat makanan Jepang di Indonesia secara keseluruhan terus bertambah.

Bahkan, grup mereka mencatat peningkatan konsumsi sebesar 50 hingga 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Setelah Agung Mannan, Bali United Resmi Perkenalkan Bek Baru Jaimerson da Silva

Hal ini memotivasi mereka untuk terus memperluas jaringan gerai di berbagai wilayah, termasuk kemungkinan membuka cabang di luar Denpasar.

“Kami selalu mendengar suara pecinta ramen dan sushi. Biasanya mereka mengirimkan pesan di media sosial untuk meminta kami membuka gerai di wilayah tertentu. Jadi, ekspansi ke daerah lain sangat memungkinkan, tergantung dari permintaan masyarakat,” ujarnya.

Dengan target pasar yang mencakup pekerja dan keluarga, restoran ini juga menawarkan menu lain seperti donburi, yang memberikan pilihan tambahan bagi pengunjung.

Baca Juga: Sosok I Ketut Suastika: Anggota DPRD Bangli yang 4 Kali Lolos dan Menyebut Jadi Dewan sebagai Candu

“Kami berupaya menyediakan menu yang affordable dan bisa dinikmati setiap hari. Kuah ramen kami, misalnya, dimasak selama 12 jam untuk menjaga kualitas rasa,” tandasnya.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #Living World #sushi #RamenYA