Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Nasabah LPD Bedulu Tak Bisa Tarik Uang Tabungan, Dewan Gianyar Bentuk Tim Khusus

I Wayan Ananda Mustika Putra • Selasa, 21 Januari 2025 | 14:08 WIB
Nasabah LPD Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar saat menyampaikan aspirasinya ke DPRD Gianyar, Senin (20/1/2025).
Nasabah LPD Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar saat menyampaikan aspirasinya ke DPRD Gianyar, Senin (20/1/2025).

BALIEXPRESS.ID– Ratusan nasabah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Bedulu, Kabupaten Gianyar, Bali, kesulitan menarik kembali uang tabungan mereka.

Kerugian yang dialami para nasabah LPD Bedulu ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Para nasabah yang merasa dirugikan ini pun mengadukan permasalahan tersebut ke DPRD Gianyar.

Mereka diterima oleh Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana pada Senin (20/1/2025).

Dalam pertemuan tersebut, para nasabah mengungkapkan keputusasaan mereka karena uang tabungan yang seharusnya menjadi jaminan masa depan kini tak kunjung kembali.

“Saya sudah menabung di LPD ini sejak tahun 2021. Uang itu saya sisihkan untuk biaya pendidikan anak saya. Sekarang, anak saya sudah mau masuk kuliah, tapi uangnya tidak bisa saya ambil,” ungkap Ida Ayu Astiti, salah satu nasabah dengan nada kecewa.

Senada dengan Ida Ayu, Dayu Astiti, nasabah lainnya, juga mengeluhkan nasib yang sama.

“Uang tabungan yayasan anak berkebutuhan khusus yang saya urus juga terjebak di LPD ini. Kami sangat kesulitan untuk menjalankan kegiatan yayasan karena kekurangan dana,” ujarnya.

Menanggapi keluhan para nasabah, Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana menyatakan keprihatinannya.

“Ini adalah masalah serius yang harus segera diselesaikan. Kami akan membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi mendalam terhadap pengelolaan keuangan LPD Bedulu,” tegas Sudarsana.

Sudarsana juga mendesak agar dilakukan audit independen terhadap laporan keuangan LPD Bedulu.

Tujuannya adalah untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya permasalahan ini dan siapa saja yang bertanggung jawab.

“Kami tidak ingin ada pihak yang lepas dari tanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh para nasabah. Semua pihak yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Sudarsana.

Sementara itu, pihak LPD Bedulu melalui bendesa adat setempat berjanji akan segera menyelesaikan masalah ini.

Mereka mengakui adanya kendala dalam pengelolaan keuangan LPD dan berjanji akan melakukan segala upaya untuk mengembalikan uang para nasabah. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #Lpd bedulu #gianyar