BALIEXPRESS.ID- Kadek Raditya Maheswara, bek asal Bali ini menjadi salah satu andalan utama di lini belakang Persebaya Surabaya pada gelaran Liga 1 Indonesia musim 2024/2025.
Dengan tinggi badan 180 cm dan berat 76 kg, Kadek Raditya tampil impresif dengan bermain di seluruh 19 pertandingan yang telah dijalani Persebaya Surabaya musim ini.
Kadek Raditya mencatatkan konsistensi luar biasa dalam menjaga stabilitas pertahanan Persebaya Surabaya.
Siapa Kadek Raditya Maheswara? Pemain berusia 25 tahun ini kelahiran Denpasar, 13 Juni 1999.
Perjalanan karier Kadek Raditya sebagai pesepak bola professional dimulai saat bergabung dengan SKO Ragunan pada musim 2017/2018.
Setelah itu, ia melanjutkan kariernya bersama Persiba sebelum bergabung dengan Madura United pada Januari 2019.
Selama tiga tahun membela Madura United, Kadek memperlihatkan perkembangan signifikan.
Hal ini pun disebut-sebut membuat Persebaya Surabaya tak ragu merekrutnya pada 1 Juli 2023 dengan nilai transfer sebesar Rp 2,61 miliar.
Di level internasional, Kadek Raditya mengawali kiprahnya sejak usia muda. Ia tercatat memperkuat Timnas Indonesia U19 dalam lima pertandingan.
Selain itu, pengalamannya bersama Timnas U18 di Piala Pelajar Asia U-18 di China turut memberikan dampak besar bagi perkembangan kariernya.
Di Liga 1 Indonesia 2024/2025, ia menunjukkan performa luar biasa sebagai bek tengah Persebaya Surabaya dengan kaki kanan dominan. Berikut statistik impresifnya:
- Bermain sebagai starter dalam 98 persen menit bermain.
- Tampil di seluruh 19 pertandingan Persebaya (100 persen penampilan sebagai pemain utama).
- Hanya menerima 1 kartu kuning, mencerminkan kedewasaan bermain.
- Berkontribusi dalam 7 clean sheet, menjadikan Persebaya hanya kebobolan 18 gol musim ini, salah satu yang terbaik di liga.
Di bawah agensi GBL, nilai pasar Kadek Raditya kini mencapai Rp3,04 miliar, dengan kontrak yang akan berakhir pada 11 Juni 2024.
Persebaya Surabaya telah menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap Kadek Raditya dengan perpanjangan kontrak yang menggarisbawahi pentingnya peran sang bek dalam proyek jangka panjang klub.
Kadek Raditya juga membuktikan fleksibilitasnya dengan mampu beradaptasi pada berbagai formasi dan partner di lini pertahanan Persebaya.
Sebelumnya, ia membentuk duet solid bersama Dusan Stevanovic, yang hanya kebobolan 27 gol musim lalu.
Kehadirannya juga memungkinkan transisi taktis, termasuk bermain sebagai gelandang bertahan saat Yan Victor bergabung.
"Kalau saya pribadi terus belajar dari apa yang saya rasakan kurang, terus evaluasi sendiri. Tapi dari tim pelatih juga memberikan evaluasi untuk tim pertahanan," ungkap Kadek Raditya. (*)
Editor : I Made Mertawan