Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Polda Bali Bekuk Satu WNA Rusia Pelaku Penculikan Bule Ukraina di Bandara Ngurah Rai

I Gede Paramasutha • Jumat, 31 Januari 2025 | 17:04 WIB
Terduga Pelaku Khasan Askhabov. (Bali Express/Istimewa)
Terduga Pelaku Khasan Askhabov. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Laporan bule Ukraina inisial I, 48, yang jadi korban penculikan, pengeroyokan disertai perampasan dana krypto Rp 3,2 miliar oleh geng warga asing, ditindaklanjuti dengan gerak cepat (gercep) oleh Polda Bali.

Sembilan orang yang dilaporkan sebagai pelaku telah diselidiki oleh aparat. Hasilnya, satu orang dapat ditangkap pada Kamis 30 Januari 2025.

Kepastian itu disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy. Disebutkannya, pelaku yang ditangkap berinisial K (Khasan Askhabov) dari Rusia.

"Iya benar, salah satu dari sembilan orang terlapor diamankan di Bandara Ngurah Rai semalam pukul 19.00 Wita," ujarnya, Jumat 31 Januari 2025.

Berikutnya, K dibawa ke Kantor Ditreskrimum Polda Bali. Guna didalami apakah benar terlibat atau tidak. 

Sebagaimana diberitakan, bule Ukraina inisial I bersama sopirnya mengendarai mobil BMW warna putih, dalam perjalanan dari menuju sebuah villa di Kuta Selatan, 15 Desember 2024.

Tiba-tiba mereka dihadang oleh dua unit mobil. Satu Alphard dengan nomor polisi B 2144 SIJ memblokir jalan dari depan, dan satu lagi mobil dari arah belakang.

Dari mobil depan keluar empat orang berpakaian serba hitam dan ada tulisan "Polisi". Mereka membawa senjata jenis pisau, palu, bahkan juga pistol.

Lalu, geng tersebut membawa paksa pengusaha properti tersebut dan sopirnya untuk naik ke mobil pelaku, dengan tangan diborgol dan kepala ditutup kain warna hitam.

Di sana korban keroyok, kemudian dibawa ke salah satu tempat di Jimbaran.

Para pelaku menyita Handphone Iphone 15 Pro Max warna biru titanium milik I, disertai pemukulan.

Korban juga dipaksa memberikan akun Binance untuk diambil secara paksa aset krypto miliknya senilai 214.429 USD atau sebesar Rp 3,4 miliar.

Akibat kejadian ini, I juga menderita luka di bagian telinga kanan, pergelangan tangan kanan dan kiri, luka lebam ditangan sebelah kiri.

Selain itu, luka lebam pada mata sebelah kiri, luka lebam di kepala bagian belakang dan luka lebam pada pinggang sebelah kanan. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#bali #Rusia #polda #wna #penculikan #bule ukraina