Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

WASPADA! Angin Kencang di Jembrana Tumbangkan Pohon, Arus Lalu Lintas Jalan Denpasar-Gilimanuk Terganggu

I Gde Riantory Warmadewa • Senin, 3 Februari 2025 | 00:36 WIB
POHON TUMBANG : Dahan pohon patah yang menutupi Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Sabtu (1/2/2025).
POHON TUMBANG : Dahan pohon patah yang menutupi Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Sabtu (1/2/2025).

BALIEXPRESS.ID – Angin kencang melanda Kabupaten Jembrana, Bali, pada Sabtu (1/2/2025) sekitar pukul 11.50 WITA, mengakibatkan pohon tumbang dan mengganggu arus lalu lintas di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, peristiwa ini berdampak di Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Mendoyo.

 

Kalaks BPBD Jembrana, Agus Artana Putra, menyatakan pihaknya menerima dua laporan terkait pohon tumbang. Di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, dahan pohon perindang jenis mahoni sepanjang 15 meter dan berdiameter 30 sentimeter patah dan menutup Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk. Kejadian ini menyebabkan kemacetan di kedua arah.

 

"Kendaraan kecil seperti sepeda motor dan mobil terpaksa dialihkan ke jalur alternatif hingga petugas BPBD menyelesaikan penanganan sekitar pukul 12.35 Wita," jelas Agus.

 

Laporan kedua menyebutkan sebuah pohon prindang sepanjang 12 meter dan berdiameter 30 sentimeter tumbang di Banjar Sebual, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana.

Pohon tersebut menimpa kabel listrik PLN dan kabel wifi di atas sebuah warung warga. Jenis pohon tersebut masih dalam proses identifikasi.

 Baca Juga: Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap, Kasus Dugaan Korupsi BUMDes Kerta Laba Dawan Kaler Segera Disidangkan

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut. BPBD Jembrana mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar selalu waspada dan menghindari berteduh di bawah pohon yang berpotensi membahayakan selama cuaca ekstrem. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bpbd jembrana #angin kencang #kemacetan #pohon tumbang #jembrana