Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Daftar Para Jawara Kontes Denpasar Love Modification, Tiga Motor Sabet Gelar The King

I Gede Paramasutha • Senin, 3 Februari 2025 | 19:50 WIB
Peraih gelar juara di Denpasar Love Modification
Peraih gelar juara di Denpasar Love Modification

 

BALI EXPRESS.ID - Gelaran kontes modifikasi sepeda motor "Denpasar Love Modification (DLM)" oleh Bali Express Jawa Pos Grup bersama Semeton Oto Modify Bali (SOB) di Gedung Dharma Negara Alaya, tuntas pada Minggu 2 Februari 2025.

Dewan juri I Dewa Gede Agus Umbara alias Ajik Umbara telah menentukan pilihan sepeda motor mana yang terbaik dalam kontes ini. Adapun kontestan yang menjadi jawara tersebut adalah sepeda motor Chopper milik builder Bengkel Jhon yang menyabet The King of Professional.

Yamaha Xmax milik Hanami asal Canggu yang juga dibangun oleh Garage 12 meraih gelar The King of Non Profesional. Kemudian, Yamaha Mio milik Akhas asal Bongkasa yang dibangun oleh Garage 12 meraih The King of Rookies.

"Jadi kelas tertingginya adalah The King Profesional, diikuti The King Non Profesional, dan The Kong Of Rookies," ujarnya. Selain itu, ada jawara Best Modificator yang diraih oleh Paint Brush Bali.

Ajik Umbara menyampaikan, pihaknya telah melewati teknis penjurian yang dibagi dua sesi, ada sesi meet up dan open. Sehingga bisa diselesaikan berbarengan.

"Saya dibantu SOB official, sangat dibantu penjurian," tambahnya. Ia menilai event Denpasar Love Modification ini sangat luar biasa, terutama dari segi antusiasme peserta. Ada 285 sepeda motor kontestan, dan ada yang ikut doble class.

"Event di Denpasar tahun ini pecah dengan antusias dari para peserta, Hadiah luar biasa, kami bersama bali Express tidak muluk muluk, apa adanya," imbuhnya. Dengan adanya kontes semacam ini, pihaknya ingin memajukan modifikasi Bali dengan memberikan gerak bagi generasi muda selaku pemain baru modifikasi.

Mereka diarahkan dulu mengikuti kategori meet up. Setelah memahami lebih dalam, baru dilanjutkan dengan regulasi open. Alhasil, setiap tahun ada regenerasi dan bermunculan modificator muda.

"Pesan saya kepada para modifikator, tetap solid, dalam event saling rangkul, junjung tinggi sportifitas, teruslah berkarya apapun imajinasi dan ide kreatifitasnya, jangan lupa, ini seni modern imbangi dengan tradisi, agar seimbang, sehingga tidak meninggalkan budaya Bali," pungkasnya. (Ges)

Editor : Iqbal Kurnia
#jawara #Kontes Modifikasi Motor #Denpasar Love Modification