Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Proyek Jalan Molor, DPRD Buleleng Sidak dan Usulkan Tender Tak Dilakukan Saat Cuaca Ekstrem

Dian Suryantini • Selasa, 4 Februari 2025 | 01:14 WIB

Komisi II DPRD Buleleng lakukan pengecekan jalan Desa Pakisan yang molor akibat faktor cuaca.
Komisi II DPRD Buleleng lakukan pengecekan jalan Desa Pakisan yang molor akibat faktor cuaca.

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek peningkatan ruas Jalan Pakisan – Banjar Dinas Kelandis, Desa Pakisan, Kecamatan Sawan, Senin (3/2).

Sidak ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Buleleng, Wayan Masdana, guna menindaklanjuti laporan Dinas Pekerjaan Umum (PU) terkait progres pengerjaan proyek tersebut.

Dalam sidak tersebut, DPRD menemukan bahwa proyek yang dikerjakan oleh PT. Reksa Tiga Mitra dengan nilai kontrak Rp 5,95 miliar seharusnya selesai pada 24 Desember 2024. Namun, hingga saat ini, sekitar 1,2 km dari total 3,56 km masih belum rampung. Keterlambatan ini diklaim akibat faktor alam, terutama cuaca ekstrem dan medan berat yang menyulitkan proses pengerjaan.

“Setelah kita cek ke lapangan, memang faktor alam sangat dominan. Dengan kondisi cuaca dan medan seperti ini, seharusnya proyek ini ditunda atau paling tidak dikerjakan lebih awal saat cuaca masih mendukung,” ujar Masdana.

Baca Juga: Optimalisasi Perkebunan PD Swatantra: Komisi III DPRD Buleleng Tinjau Sistem Pengelolaan dan Pembagian Hasil

DPRD menilai bahwa kebijakan pelelangan proyek infrastruktur pada akhir tahun perlu dievaluasi ulang. Menurut Masdana, proses tender yang dilakukan di bulan-bulan rawan hujan seperti akhir tahun hanya akan memperbesar potensi keterlambatan proyek. Ia menegaskan bahwa ke depan, pemerintah daerah harus lebih cermat dalam menentukan jadwal pelelangan dan pelaksanaan proyek agar tidak terhambat oleh faktor cuaca.

“Setiap akhir tahun, pasti musim hujan. Jika medannya berat seperti ini, sebaiknya proyek tidak dipaksakan berjalan di bulan-bulan tersebut. Evaluasi harus dilakukan agar proyek dengan medan sulit tidak dilelang menjelang musim penghujan,” tegasnya.

Masdana juga memastikan bahwa pihak kontraktor telah berkomitmen untuk menyelesaikan proyek tanpa mengurangi kualitas sesuai dengan perencanaan awal. Pihak kontraktor menyanggupi penyelesaian proyek pada awal Maret 2025 dan akan memenuhi sanksi administratif yang berlaku.

“Kami sudah konfirmasi dengan kontraktor, mereka siap bertanggung jawab menyelesaikan proyek sesuai regulasi tanpa mengurangi kualitas. Estimasi penyelesaiannya pada awal Maret 2025,” ujarnya.

Baca Juga: Gas Elpiji Raib, Terlacak dari Video Viral! Pencuri Gunakan Uang Hasil Curian untuk Beli Sabu-sabu

Lebih lanjut, DPRD Buleleng akan segera melakukan rapat koordinasi dengan Dinas PU, konsultan proyek, dan pihak terkait lainnya guna mencari solusi terbaik agar proyek infrastruktur di masa mendatang dapat berjalan lebih efektif. Masdana menegaskan bahwa kebijakan anggaran untuk proyek jalan tidak bisa dipukul rata, terutama untuk proyek yang berada di wilayah dengan medan ekstrem.

“Kami akan koordinasi dengan PU, konsultan, dan pihak terkait lainnya. Jangan sampai semua proyek infrastruktur dilelang di akhir tahun tanpa mempertimbangkan medan dan cuaca. Jika kondisinya berat seperti ini, lebih baik ditunda atau dilelang lebih awal,” tambahnya.

DPRD Buleleng, berharap ke depannya proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Buleleng dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan akibat faktor cuaca. Evaluasi kebijakan tender akhir tahun menjadi perhatian serius agar proyek yang dikerjakan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Lebih baik ditunda. Tidak bisa begini-begini terus. Ini memang faktor alam, tapi kalau sekarang ngomongnya faktor alam kan tidak bisa juga seperti itu. Tolong juga diperhatikan saat melakukan Lelang,” kata Masdana.  ***

Editor : Dian Suryantini
#pakisan #komisi ii #jalan #dprd buleleng