BALIEXPRESS.ID – Beredar di sosial media Instagram, video perkelahiran antara sopir truk pengangkut sampah yang mengantre di TPA Suwung, Denpasar.
Kejadian yang disebut terjadi pada Senin (3/2) tersebut menunjukkan sejumlah sopir pengangkut sampah saling dorong dan baku hantam sampai terjatuh di tengah jalan.
Menanggapi video yang beredar, Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Ni Made Armadi mengatakan telah melaporkan kasus tersebut ke Pemerintah Kota Denpasar.
Baca Juga: PT BTID Ternyata Kantongi Izin Kelola 27 Hektare Hutan Mangrove untuk Wisata Alam dari Pemerintah
“Terkait berita perkelahian antar sopir truk sampah di jalan menuju Serangan, kami sudah cek di lapangan, dan saat ini antrean di Jalan Pulau Serangan sudah kosong. Tadi Bapak Wakil Walikota dapat telepon mempertanyakan ini,” ungkapnya.
Ketika mendengar ada kejadian tersebut, stafnya mengaku tidak mengetahui adanya kejadian baku hantam itu.
Ini karena kejadian perkelahian tersebut diantrian truk sampah pada badan jalan Serangan.
Namun dibeberkannya, adu jotos itu terjadi dikarenakan adanya salip-menyalip antar sopir truk pengangkut sampah.
“Infonya karena sopir swakelola truk sampah yang berasal dari Sumba saling salip, sehingga memicu kemarahan sopir lain yang disalip. Terkait hal ini kami sudah minta bantuan ke Bapak Wakil Walikota untuk penertiban supir-supir truk yang di badan jalan, untuk menugaskan tenaga Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar,” katanya.
Menurutnya, adanya antrean panjang truk pengangkut sampah tersebut lantaran pada musim hujan jalanan menuju TPA Suwung becek dan rusak.
Hal ini kemudian menyebabkan tak memungkinkan truk bisa melaju dengan cepat.
Baca Juga: Heboh! Visual Mirip Dewa Siwa di Atlas Super Club Tuai Kecaman, Polda Bali Turun Tangan
“Antrian panjang karean musim hujan jalan becek, dan lahan pembuangan di TPA sudah penuh demikian laporannya suksma,” bebernya.(***)
Editor : Rika Riyanti