Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ini Dia Profil Kardian Narayana: Dari Guru Kontrak ke Film Pendek

Dian Suryantini • Kamis, 6 Februari 2025 | 02:30 WIB

Kardian Narayana seorang programmer film pendek Indonesia Raja wilayah Bali-Nusra.
Kardian Narayana seorang programmer film pendek Indonesia Raja wilayah Bali-Nusra.

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Kardian Narayana, sosok yang kini dikenal sebagai programer film pendek untuk wilayah Bali-Nusra, memiliki perjalanan karir yang penuh dinamika. Sebelum terjun ke dunia perfilman, ia sempat mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik di SDN 1 Penarukan, Buleleng. Masa-masa menjadi guru kontrak itu menjadi bagian berharga dalam hidupnya, meninggalkan banyak kenangan unik dan menggelitik.

Sebagai seorang guru, Kardian kerap menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi ekonomi siswa-siswinya yang sebagian besar berasal dari keluarga menengah ke bawah. Salah satu pengalaman yang masih membekas baginya adalah ketika seorang siswa absen bukan karena malas, melainkan karena semalaman ikut ayahnya menggelar permainan bola adil demi menopang ekonomi keluarga. Kardian hanya bisa memahami situasi tersebut dengan empati, menyadari betapa berat perjuangan hidup yang dihadapi siswa-siswinya.

“Entah saya harus marah atau tidak. Tapi peristiwa itu akan selalu saya ingat,” ungkap pria kelahiran Singaraja, 14 Februari 1988 itu Selasa (4/2).

Namun, meskipun dunia pendidikan memberinya banyak pengalaman berharga, Kardian akhirnya memutuskan untuk meninggalkan profesinya sebagai guru kontrak dan mengikuti panggilan hatinya di bidang lain. Ia mulai menekuni dunia fotografi dan tak lama kemudian mencicipi dunia jurnalistik. Langkah pertamanya di dunia media dimulai dari stasiun TV lokal di Buleleng, dan ia bekerja sebagai editor.

Baca Juga: Proyek Jalan Molor, DPRD Buleleng Sidak dan Usulkan Tender Tak Dilakukan Saat Cuaca Ekstrem

Tak butuh waktu lama bagi Kardian untuk menapaki karir yang lebih tinggi. Dalam waktu dua tahun, ia bergabung dengan Kompas TV dan berkarir sebagai kontributor berita untuk wilayah Bali Utara.

Keterlibatannya dalam dunia jurnalistik semakin memperdalam ketertarikannya pada seni visual, terutama dalam bidang film pendek. Fokusnya lebih mengarah pada film dokumenter, yang menjadi medium baginya untuk menceritakan kisah-kisah nyata yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Saat liputan banyak hal yang tidak bisa saya libatkan ke dalam visual berita. Terpaksa saya harus cut. Tapi kalau dibuang sayang, akhirnya data-data yang saya punya, saya rangkai jadi cerita melalui film pendek itu,” kata dia.

Kepiawaiannya dalam bidang film pendek membawanya menjadi programer Indonesia Raja Bali. Peran ini kian berkembang, hingga akhirnya ia dipercaya menjadi programer Indonesia Raja untuk wilayah Bali-Nusra.

Dalam kapasitasnya tersebut, Kardian memiliki tanggung jawab besar dalam menyeleksi dan mengkurasi film-film pendek yang memiliki potensi besar untuk diapresiasi lebih luas. Ia juga turut aktif dalam membangun ekosistem film pendek di Bali dan Nusa Tenggara, memberikan wadah bagi para pembuat film muda untuk berkarya dan berkembang.

“Di Indonesia Raja ini saya memberikan ruang kepada siswa atau pelajar yang tertarik ke dalam film pendek. Tapi selain siswa bila ada yang berminat juga bisa berkonsultasi bersama,” terangnya.

Kini, dengan pengalaman panjang yang ia miliki, Kardian Narayana terus berkontribusi bagi dunia perfilman dan jurnalistik di Indonesia. Dedikasinya dalam mengembangkan film pendek di Bali Nusra menjadikannya salah satu figur penting dalam industri ini, menginspirasi banyak orang untuk tidak takut mengejar passion dan terus berkarya. ***

Editor : Dian Suryantini
#Bali Nusra #film pendek #guru kontrak #Dokumenter #indonesia #buleleng