Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

HUT ke 24 FKKPAI Digelar di Bali, Diharapkan Anggota Makin Solid dan Lestarikan Budaya

IGA Kusuma Yoni • Jumat, 7 Februari 2025 | 01:24 WIB
Photo
Photo

BALIEXPRESS.ID-Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia (FKPPAI) merayakan hari jadinya ke 24 pada tanggal 5 Februari 2025.

Tahun ini pelaksanan ulang tahun digelar di Bali, yang dipusatkan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum FKPPAI, Ketua Dewan Pembina FKPPAI Pusat, Ketua DPD FKPPAI sejumlah provinsi dan para pini sepuh pendiri FKPPAI.

Ketua DPD FKPPAI Bali, Dr. dr. Anak Agung Gde Putra Wiraguna sekaligus Ketua Panitia menyebut, pihaknya memeriahkan HUT FKPPAI dengan menggelar beberapa kegiatan.

Adapun kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka perayaan Ulang Tahun ini, antara lain, bakti sosial (baksos) hingga atraksi budaya yang melibatkan puluhan anggota.

"Semua anggota terlihat, sesuai namanya, ini adalah forum keluarga. Sehingga acara ini disambut antusias oleh para anggota, termasuk masyarakat juga antusias datang,”  ungkapnya.

Adapun bentuk baksos yang digelar meliputi pengobatan alternatif dari berbagai daerah di Nusantara.

Pengobatan dengan ramuan herbal, pemijatan dengan metode tradisional, hingga pengobatan non medis.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan  penyerahan penghargaan FKPPAI Award 2025 kepada toko-tokoh pelestari budaya nusantara dan para penyembuh alternatif.

Kegiatan itu juga diisi dengan pentas budaya nusantara, seperti rangda cilik, kanuragan dan tradisi tradisional.

Dii tahun 2025, Putra Wiraguna mengajak seluruh anggota FKPPAI khususnya di Bali semakin solid dengan berlandaskan visi misi FKPPAI.

Mengingat peran spiritual dan penyembuhan alternatif menurutnya semakin diakui, dan FKPPAI telah diakui di Indonesia.

“Dengan semakin diakuinya peran penyembuhan alternatif, diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi para praktisi untuk berbagi ilmu dan pengalaman demi kesehatan bangsa,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina FKPPAI Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Wiranto, mengingatkan agar FKPPAI terus berkontribusi membangun peradaban baru yang membantu pemerintah mewujudkan masyarakat yang sehat jiwa raganya.

“Saya keliling ke beberapa daerah bertemu para penyembuh alternatif, itu kadang-kadang hidupnya susah. Tapi pada saat menyembuhkan seseorang, tidak minta bayaran dia. Tidak membuat orang yang sudah sakit makin susah,” ujarnya dalam pidato.

Wiranto menekankan pentingnya sinergi antara ilmu pengetahuan dan kearifan lokal dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Editor : IGA Kusuma Yoni
#paranormal #bali #atraksi budaya #baksos #penyembuh alternatif