Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

MIMIH! Bale Bengong Pura Prajapati di Desa Baha Roboh

Putu Resa Kertawedangga • Sabtu, 8 Februari 2025 | 01:45 WIB
ROBOH: Bangungn Bale Bengong di Pura Prajapati Desa Baha, Kecamatan Mengwi yang roboh pada Kamis (6/2/2025).
ROBOH: Bangungn Bale Bengong di Pura Prajapati Desa Baha, Kecamatan Mengwi yang roboh pada Kamis (6/2/2025).

BALIEXPRESS.ID - Sebuah postingan viral di media sosial menunjukkan Bale Gong di Pura Prajapati, Desa Baha, Kecemaran Mengwi Badung roboh.

Robohnya Bale Gong tersebut disebutkan pada 6 Februari 2025. Dikertahui bangunan tersebut baru direnovasi denhan anggaran Bantuan Keuanhan Khusus (BKK) Badung tahun 2024.

Bendesa Adat Baha, I Ketut Parwata mengatakn, jika bangunan bale gong tersebut roboh pada 6 Februari 2025, sekitar pukul 16.00 Wita. Robohnya bangunan yang berada di kawasan pura ini pertama kali diketahui oleh warga setempat.

“Jadi warga yang menemukan awal, dan dilaporkan ke saya selaku bendesa kemarin,” ujar Parwata, Jumat (7/2/2025).

Pihaknya menyebutkan, robohnya bangunan bale gong diduga akibat adanya hujan deras dengan angin kencang. Bahkan diduga sempat terjadi angin puting beliung.

“Ini karena bencana alam, kemarin hujan lebat dan angin kencang. Beruntung tidak ada morban jiwa, karena jika ada masyarakat yang main bola, saat hujan bisa berteduh disini,” ungkapnya.

Disinggung mengenai pembangunan menggunakan dana BKK dari Pemkab Badung, Parwata menampik hal tersebut. Pihaknya meminta agar menanyakan hal tersebut langsung kepada Peebekel Baha. Sebab bangunan bale gong telah ada sebelum dirinya menjabat sebagai bendesa.

Sementara Perbekel Baha, I Wayan Rusih menyebutkan, robohnya bale gong itu murni bencana alam. Pihaknya mengaku angin puting beliung terjadi sekitar pukul 16.00 Wita hingga membuat roboh bangunan Bale Gong. Hanya saja terkait anggaran pembangunan bale gong, disebutkan bukan berasal dari BKK.

"Kalau masalah sumber anggaran bukan menggunakan dana BKK. Bangunan ini sudah ada sejak dulu," jelas Rusih.

Baca Juga: Tersengat Tawon Vespa Affinis, Seorang Ibu Tewas: Begini Kronologinya

Pihaknya pun menerangkan, bale gong tersebut dibangun tahun 2001 dengan anggaran dana Desa Adat Baha. Kemudian tahun 2023 diadakan restorasi terhadap bangunan yang berbentuk L tersebut. Sumber anggarannya pun dari APBDes tahun 2023. Bangunan bale gong pun di rubah bentuknya menjadi memanjang.

"Waktu restorasi kami hanya menggunakan dana APBDes sebesar Rp 45 juta. Jadi yang diperbaiki dasarannya atau bataran, keramik dan yang lainnya,” terangnya. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bale gong #pura prajapati #roboh #viral #badung