BALIEXPRESS.ID – Angin puting beliung menerjang Pura Dalem Desa Adat Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, pada Minggu siang (9/2), menyebabkan Balai Pesandekan robih.
Bangunan yang terletak di Jaba Tengah pura itu ambruk dan menimpa tujuh warga yang sedang berteduh sehingga mengalami luka-luka.
Kapolsek Sukawati, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, menjelaskan, kejadian bermula ketika sejumlah warga selesai melakukan persembahyangan di pura tersebut.
Karena hujan turun deras, mereka memilih berteduh di Balai Pesandekan.
Sekitar pukul 13.45 Wita, suara gemuruh terdengar, disusul angin kencang yang dengan cepat merobohkan bangunan tersebut.
Salah satu korban, Ni Kadek Dwi Sudyatmini (27), sempat menyadari tanda-tanda bangunan akan roboh dan berusaha memperingatkan warga lainnya.
Namun, sebelum mereka sempat menyelamatkan diri, struktur bangunan runtuh menimpa mereka.
Akibat insiden ini, tujuh orang mengalami luka dengan berbagai tingkat keparahan, mulai dari luka lecet hingga cedera kepala serius.
Beberapa korban bahkan sempat pingsan. Selain korban luka, kerugian materiil akibat robohnya Balai Pesandekan diperkirakan mencapai Rp450 juta, karena bangunan hancur total dan membutuhkan perbaikan besar.
Pihak kepolisian, bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Guwang, segera turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban serta mengumpulkan keterangan saksi.
"Kami masih menyelidiki penyebab pasti kejadian ini dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama di musim hujan," ujar Kapolsek Sukawati.
Pihaknya juga berencana berkoordinasi dengan pemerintah setempat guna mengevaluasi keamanan bangunan umum di wilayah tersebut agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)
Editor : Nyoman Suarna