Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

5 Fakta di Balik Tragedi Maut Arena Tajen Bali: Pohon Aren Tumbang Tewaskan 3 Orang!

I Wayan Adi Prabawa • Senin, 10 Februari 2025 | 03:17 WIB
TUMBANG: Pohon aren tumbang yang menyebabkan tiga orang meninggal dan enam luka-luka di Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Minggu (9/2)
TUMBANG: Pohon aren tumbang yang menyebabkan tiga orang meninggal dan enam luka-luka di Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Minggu (9/2)

BALIEXPRESS.ID - Tragedi memilukan terjadi di arena tajen (sabung ayam) Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Bali, pada Minggu (9/2/2025).

Sebuah pohon aren raksasa tumbang akibat hujan deras dan angin kencang, menimpa warga yang tengah berteduh.

Akibat insiden ini, tiga orang meninggal dunia, sementara enam lainnya mengalami luka-luka.

Berikut fakta-fakta mengejutkan di balik kejadian tragis ini:

1. Pohon Aren Besar Roboh di Tengah Sabung Ayam

Hujan deras dan angin kencang yang terjadi sejak siang membuat sejumlah warga memilih berteduh di sekitar arena tajen.

Nahas, sebuah pohon aren berukuran besar tiba-tiba tumbang dan menimpa mereka.

Momen mengerikan ini bahkan terekam dalam video yang beredar luas di media sosial.

2. Identitas Korban: Luka Parah hingga Meninggal di Tempat

Tiga korban meninggal dunia akibat cedera kepala berat (CKB) dan kini masih dititipkan di RSUD Karangasem. Mereka adalah:

Sementara itu, enam korban lainnya mengalami luka-luka dan patah tulang, di antaranya:

3. Lokasi Kejadian Jauh dari Permukiman, Warga Berteduh Saat Pohon Tumbang

Menurut Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu Gede Sukadana, semua korban sedang berteduh saat kejadian.

“Korban berteduh di sekitar arena tajen karena hujan deras dan angin kencang. Tiba-tiba pohon besar roboh dan menimpa mereka,” jelasnya.

Perbekel Bungaya, I Made Dangin, mengungkapkan bahwa lokasi arena tajen ini berada di tegalan, jauh dari permukiman warga.

"Saya kurang tahu pasti bagaimana kejadiannya, tapi benar ada tiga warga kami yang meninggal dunia," katanya.

4. Fenomena Sasih Kawulu: Bulan Angin Kencang di Bali

Menariknya, kejadian ini bertepatan dengan Sasih Kawulu, periode dalam kalender Bali yang dikenal dengan angin kencang dan cuaca ekstrem.

Bulan ini sering kali membawa bencana seperti pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor di berbagai wilayah Bali.

5. Jenazah Ditunda Pemakamannya Hingga Hari Purnama

Hingga saat ini, jenazah para korban masih dititipkan di RSUD Karangasem.

Pemakaman baru akan dilakukan setelah Hari Purnama, Rabu (12/2/2025) sesuai dengan tradisi setempat.

Tragedi ini menjadi pengingat akan bahaya cuaca ekstrem di Bali.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, terutama saat berteduh di bawah pohon besar di tengah cuaca buruk. ***

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #tajen #karangasem #pohon tumbang