BALIEXPPRES.ID- Gunung Lawu Kembali menjadi sorotan setelah beredar video yang menunjukan sejumlah pendaki mencuci kaki dan sepatu di Petirtaan Sapto Resi.
Aksi ini sontak menuai kecaman dari masyarakat setempat karena petirtaaan tersebut memiliki nilai spiritual yang tinggi dan sering digunakan dalam upacara adat.
Baca Juga: Tertangkap! Beraksi Sejak November 2024, Pencuri Warung di Jungutbatu Akhirnya Dibekuk
Kejadian ini terjadi di jalur pendaki Candu Cheta Khetek.
Dalam video beredar dari postingan @situsbali yang di kutip senin 10/02/2025 para pendaki terlihat mencelupkan kaki dan sepatu mereka ke dalam sumber air yang dikeramatkan oleh warga sekitar.
Akibatnya, air yang sebelumnya jernih berubah menjadi keruh.
Menanggapi hal ini, warga setempat segera membersihkan kembali tempat suci tersebut agar tetap terjaga kesuciaannya.
Namun, hingga saat ini belum ada laporan resmi yang disampaikan kepada petugas Taman Nasional Gunung Lawu.
Masyarakat masih menunggu informasi lebih lanjut terkait tindakan yang akan diambil terhadap insiden ini.
Peristiwa ini menuai berbagai reaksi di media sosial, dengan banyak netizen mengecam tindakan para pendaki tersebut.
Warga dan pengelola kawasan berharap agar kejadian serupa tidak terulang,serta mengimbau para pendaki untuk lebih menghormati budaya dan menjaga kelestarian lingkungan.
Unggahan tersebut pun mendapat beragam komentar kecaman warganet di media sosial.
“Tak pikir pendaki itu orangnya bijak, mencintai alam dengan baik,” tulis akun @nyomanpradnyana.
“Katanya mencintai alam malah merusak budaya,” tulis akun @kaalight_.
Editor : Wiwin Meliana