BALIEXPRESS.ID-Sebuah unggahan di media sosial Tiktok menuai perdebatan warganet.
Pasalnya dalam unggahan di akun @blitoettv memperlihatkan sejumlah umat Hindu yang sedang menggelar ritual upacara agama.
Baca Juga: Plafon di Gedung Loka Crana Bangli Jebol, Sutresni: Saya Panik dan Takut Masuk ke Bawah Meja
Namun yang mencuri perhatian adalah ritual aksi sejumlah umat Hindu yang terlihat negen (memikul) sound sistem untuk memutar suara gamelan.
Biasanya umat Hindu bisa menggunakan gong untuk menghasilkan suara gamelan sebagai pelengkap dalam ritual upacara.
Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem di Tabanan, Longsor dan Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan
Belum diketahui secara pasti di mana lokasi pelaksanaan ritual agama tersebut apakah di Bali atau di luar Bali.
Namun dari keterangan unggahan, video tersebut menimbulkan pertanyaan apakah merupakan efisiensi ataukah merupakan pergeseran tradisi.
“Tradisi atau efisiensi? Sound sistem gantikan gong di upacara adat,” tulis keterangan dalam video dikutip pada Selasa (11/02/2025).
Sontak saja, unggahan tersebut menuai perdebatan warganet di media sosial.
Banyak warganet yang menilai bahwa menggunakan sound sistem dalam ritual agama adalah sah-sah saja.
Bahkan tindakan tersebut menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
Namun ada juga warganet yang tidak sependapat, bahwa tidak semua yadnya bisa mengikuti perkembangan zaman.
“Aduh hidup zaman sekarang simple-simpel aja disesuaikan perkembangan jaman,” tulis akun @panggil aja de.
Baca Juga: 20 Puskesmas di Tabanan Siap Layanani Cek Kesehatan Gratis bagi Warga yang Berulang Tahun
“Yang penting tidak mengurangi makna tujuan dan tradisi itu,” tulis akun @Wayan Ranuada.
“Mungkin lama-lama banten dan guling cukup fotonya saja, kalau menyesuaikan dengan kemajuan tekhnologi,” tulis akun @GusPutra.
Editor : Wiwin Meliana