BALIEXPRESS.ID- Hujan deras disertai angin kencang masih terjadi di Kabupaten Tabanan pada Selasa (11/2/2025).
Dalam satu hari, cuaca ekstrem di Tabanan memicu empat peristiwa pohon tumbang.
Kasi humas Polres Tabanan, Iptu Gusti Made Berata, menjelaskan peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi di Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Kediri.
“Ada empat peristiwa pohon tumbang yang terjadi di Tabanan, tidak ada korban jiwa,” ungkap Berata.
“Namun untuk pohon tumbang yang terjadi di Kecamatan Kediri menyebabkan atap gedung SMPN 3 Kediri mengalami kerusakan,” tambahnya.
Adapun peristiwa pohon tumbang terjadi di jalan Kebo Iwa, Banjar Bongan Puseh, Desa Bongan Kecamatan/Kabupaten Tabanan.
Jenis pohon yang tumbang adalah kayu mahoni yang merupakan pohon perindang di pinggir jalan utama Desa Bongan.
Lokasi selanjutnya adalah di Jalan Pulau Menjangan di depan Toko Candys Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken.
Peristiwa ketiga terjadi jalan di Perum Kodam IX Udayana Banjar Bandung, Desa Pandak Bandung, Kecamatan Kediri.
Adapun jenis pohon yang tumbang adalah pohon jati yang ditanam di areal perumahan tersebut.
“Pohon jati yang tumbang di Perumahan Kodam Desa Pandak Bandung ini tidak saja menyebabkan akses jalan menuju ke perumahan tertutup, namun juga menyebabkan aliran Listrik terputus sementara,” lanjutnya.
Yang terakhir adalah, tumbangnya pohon kepuh yang tumbuh di areal Setra Adat Belodan, Desa Adat Beraban, tepatnya di sebelah selatan lapangan Umum Desa Beraban.
Kepuh yang sudah tua ini menimpa gedung SMPN 3 Kediri yang berlokasi di sebelah kuburan hingga menyebabkan atap gedung sekolah mengalami kerusakan.
“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun karena atap gedung mengalami kerusakan total, menyebabkan sekolah mengalami kerugian materiil hingga Rp15 juta lebih,” terangnya. (*)
Editor : I Made Mertawan