BALIEXPRESS.ID - Kasus penusukan di depan Warung Auna, Jalan Nangka Utara, Denpasar Utara, yang menewaskan Kadek Parwata, 31, membuat resah masyarakat.
Pasalnya pelaku yang belum diketahui identitasnya melakukan penusukan kepada Kadek Parwata menggunakan senjata tajam.
Padahal, tanpa ada masalah yang jelas dengan korban.
Kakak dari Kadek Parwata, Gede Dana Putra pun menyampaikan harapan pihak keluarga agar pelaku segera ditangkap oleh kepolisian.
Sebab, ulah pelaku mengakibatkan korban harus meninggalkan istri dan dua putrinya yang masih kecil-kecil.
Selain itu, pria misterius itu masih berkeliaran membawa senjata tajam, sehingga dapat membahayakan orang lain.
"Kadek tidak punya masalah dengan pelaku, tak tahu apa-apa, tapi ditusuk, kami harap pelaku segera ditangkap," tandasnya, ditemui di rumah duka Jalan Nangka, Gang Pande Nomor 26 C, Denpasar.
Informasi sementara yang pihaknya terima, plat kendaraan yang pelaku pakai tidak ada datanya alias plat bodong.
Meski begitu, keluarga yakin polisi mampu meringkus pembunuh tersebut.
Kini, jenazah Kadek Parwata dititip di RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar.
Rencananya, korban akan dimakamkan pada Minggu 16 Februari 2025 di kampung halamannya, Desa Antiga, Karangasem.
Diberitakan sebelumnya, pria misterius awalnya memukuli seorang pengendara motor yang sedang mampir di Warung Auna, Jalan Nangka Utara, Denpasar Utara, Kamis 13 Februari 2025 pukul 02.15 WITA.
Pria misterius itu mengaku diserempet oleh pengendara motor yang bernama Darma tersebut.
Kemudian, mereka dilerai oleh pemilik warung dan sempat sama-sama meninggalkan lokasi.
Tapi, tak berselang lama pria misterius itu balik lagi ke warung dan menanyakan apakah lawan yang dia pukuli tadi adalah saudara dari pemulik warung.
Dijawab oleh pemilik warung bahwa orang tadi hanya pelanggan, dan bukan saudara.
Kemudian datang koeban Parwata dibonceng temannya, hendak membeli minum.
Tak disangka, pria misterius itu malah mencaci maki korban.
Saat didekati, pria itu langsung menusuk Parwata sampai bersimbah darah, hingga akhirnya meninggal di rumah sakit. (*)
Editor : I Gede Paramasutha