BALIEXPRESS.ID – Senator RI, Niluh Jelantik turut memberi dukungan penuh pada pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di Jalan Nangka Utara, Kel Tonja, Br. Tangintiti, Kec Denpasar Utara. Pada Kamis (13/2) Pukul 1.30 WITA.
Baca Juga: Pencurian di Toko HP Denpasar, Pria Misterius Terekam CCTV Menggeledah Rak Barang
Terkait peristiwa itu, Niluh Jelantik membantu pihak kepolisian untuk mencari identitas pelaku lewat media sosialnya.
“TUTUP SEMUA PINTU KELUAR BALI, VONIS SEBERAT-BERATNYA!!!!” tulis Niluh Jelantik melalui akun media sosialnya dikutip pada Jumat (14/02/2025).
Lebih lanjut, Niluh Jelantik mencantumkan nomornya bagi siapa saja yang mengetahui identitas pelaku agar segera menghubunginya.
“Dukungan penuh pada kepolisian menindak tegas pelaku pembunuhan keji terhadap semeton Bali,” Tulis Niluh Jelantik.
Lebih lanjut, pihaknya menyebut bahwa pihak kepolisian sedang memburu pelaku, bahkan hukuman berat sedang menanti pelaku.
“Pelaku sedang diburu pihak berwajib. Hukuman mati menunggumu,” tulis Niluh Djelantik.
Baca Juga: Konsumsi Alkohol Non-Food Grade, Sembilan Warga Cianjur Tewas
Sebelumnya, dalam rekaman CCTV yang beredar, kejadian bermula ketika seorang pria naik motor beat berhenti disebuah warung lalu datang pria berbadan gempal dengan mengendarai motor honda spacy.
Secara tiba-tiba pria berbadan gempal tersebut menabrak pengendara beat. Tidak hanya menabrak, pelaku langsung menghajar korban secara membabi buta dan sempat mengeluarkan senjata tajam dari sakunya.
Setelah dilerai oleh pemilik warung, mereka berdua meninggalkan lokasi kejadian.
Beberapa saat setelah kejadian pemukulan terhadap pria pengendara beat. Datanglah korban bersama temannya mengendarai sepeda motor honda scoopy.
Baca Juga: Tokoh Masyarakat Jehem Datangi DPRD Bangli, Minta Perbaikan Jalan
Namun naas korban yang awalnya berniat berbelanja di warung tersebut malah menjadi korban penusukan.
Korban yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong akibat luka tusuk di bagian dada.
Saat ini pelaku sedang diburu oleh pihak kepolisian .
Editor : Wiwin Meliana