BALIEXPRESS.-Usai mendapat berbagai kecaman atas video viralnya, kreator konten Karis dan Natalia buka suara.
Kepada Koran Bali Express, Karis dan Natalia menceritakan apa yang terjadi dibalik perekaman video saat anak sedang menangis itu.
Menurut Karis saat kejadian, sang anak sedang bermain, namun sang anak kerap menangis Ketika sesuatu yang diinginkan tidak terpenuhi.
“Dari situlah kebisaan ini muncul yg di mana anak menangis/ngatat/tdk bernafas kemudian lemas tdk sadarkan diri tapi setelah itu ia sadar dengan sendirinya,” ungkap Karis dikutip pada Sabtu (15/02/2025).
Baca Juga: TRAGIS! Bocah Lima Tahun Diculik Hingga Meninggal, Pelaku Tunangan Ibu Kandungnya
Lebih lanjut, Karis menepis tudingan melakukan kekerasan dan eksploitasi kepada anak seperti yang dituduhkan netizen dalam videonya.
“Justru saat kejadian itu saya berjuang untuk berusaha menyadarkan putri kami,” jelasnya.
Terkait istrinya, Natalia yang merekam kejadian kemudian menangis hingga guling-guling, menurut Karis hal tersebut adalah bentuk kepanikan dan kecemasan sebagai seorang ibu.
“Jadi kejadian saat itu sama sekali tidak ada unsur pembiaran/kesengajaan dalam kekerasan anak apalagi penyebab anak seperti itu dikarenakan ortu melakukan kekerasan? Kami jawab, Itu tidak benar,” imbuhnya.
Baca Juga: DAK Rp27,6 Miliar Dipangkas, Proyek Infrastruktur di Bangli Terancam
Lebih lanjut, Karis memposting video tersebut karena ingin mengabadikan momen dan dokumentasi sebagai refrensi bagi orang tua yang mengalami hal serupa.
“Terlepas dari komentar-komentar negatif ya wajar-wajar saja karena itu sifatnya subjektif/pro-kontra yg dimana sebagai seorang konten creator HUJATAN NETIZEN untuk kami adalah sarapan pagi kami yg kami anggap sebagai masukan, kritik dan saran dan lain-lain untuk berkembang lebih jauh dan kami sama sekali tidak baper,” jelasnya.
Baca Juga: Viral! Diduga Mabuk, Dua Bule Berbadan Kekar Terlibat Duel di Jalan Legian, Kuta, Bali
Sebelumnya, pasangan Karis dan Natalia menjadi bulan-bulanan warganet lantaran merekam video saat anaknya mengalami sakit dan dibagikan melalui media sosial.
Editor : Wiwin Meliana