BALIEXPRESS.ID – Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti upacara pemakaman I Kadek Parwata (31) di Setra Desa Adat Angantelu, Karangasem, Minggu (16/2).
I Wayan Merta (60), ayah korban, berusaha tegar menahan tangis saat jenazah putranya tiba.
“Sebagai orangtua, saya sangat sedih. Anak saya tulang punggung keluarga, punya istri dan anak. Tapi sekarang dia sudah tidak ada. Sangat keji pelaku yang membunuhnya,” ucap Wayan Merta dengan mata berkaca-kaca.
Ratusan warga, kerabat, dan rekan-rekan Kadek Parwata hadir mengiringi kepergiannya.
Suara tangis histeris keluarga, terutama istri dan anak-anak korban, pecah saat jenazah dibersihkan dan diupacarai.
Kadek Parwata menjadi korban salah sasaran dalam insiden penusukan di Jalan Nangka Utara, Denpasar, Kamis (13/2) dini hari.
Nyawanya tak tertolong meski sempat dilarikan ke rumah sakit.
Tragedi ini memicu kemarahan warga dan keluarga yang berharap keadilan ditegakkan.
Tragedi Penusukan di Depan Toko Auna: I Kadek Parwata Kehilangan Nyawa Usai Bela Diri dari Makian
Insiden tragis terjadi di depan Toko Auna, Jalan Nangka Utara, Denpasar Utara. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria bercadar menabrak kaki Made Darma Wisasa (19) yang baru memarkir motor.
Pelajar itu dianiaya karena dituduh menyerempet pelaku, hingga akhirnya pria tersebut pergi setelah dilerai pemilik warung.
Namun, tak lama kemudian, pria yang sama kembali ketika I Kadek Parwata (31) dan temannya tiba untuk berbelanja.
Tanpa alasan jelas, pelaku mencaci maki mereka. Kadek Parwata yang mencoba menanyakan maksud makian itu justru menjadi korban penusukan fatal.
Darah mengucur deras, dan meski segera dibawa ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong.
Suasana duka menyelimuti rumah korban di Jalan Nangka, Gang Pande, Denpasar.
Parwata dikenal sebagai sosok ramah dan pekerja keras, bekerja sebagai housekeeping di Restoran Sea Circus.
Ia meninggalkan istri dan dua putri kecil yang masih duduk di TK dan SD. Keluarga berharap pelaku segera ditangkap karena dianggap meresahkan masyarakat. ***
Editor : I Putu Suyatra