BALIEXPRESS.ID- Kondisi jalan raya Padang Kerta, Karangasem tepatnya di Depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), semakin memburuk.
Aspal yang terpasang di jalur tersebut kini mengalami kerusakan cukup parah, dengan lapisan aspal yang berlipat membentuk gundukan dan cekungan yang dalam.
Baca Juga: Profil Pendiri Sanggar Kayonan I Dewa Gede Alit Saputra, Penjaga Seni dan Budaya Klungkung
Hal ini menciptakan kondisi yang sangat membahayakan bagi para pengendara yang melintas.
Menurut video yang di kutip dari akun @infoamlapura Senin 17 Februari 2025, kerusakan tersebut cukup signifikan hingga dapat membuat kendaraan terasa seperti melompat saat melewati bagian jalan yang rusak.
Jalur Padang Kerta merupakan salah satu rute yang cukup padat, karena menghubungkan beberapa kawasan penting di sekitarnya.
Baca Juga: Polisi Perketat Pengawasan Lalu Lintas di GOR Ngurah Rai Selama Pertandingan MMA dan Boxing
Akibat kerusakan ini, banyak pengendara, terutama pengendara sepeda motor, merasa khawatir akan terjatuh atau kehilangan kendali kendaraan mereka karena jalan yang tidak rata dan berliku.
Terlebih, jalan tersebut tidak dilengkapi dengan rambu peringatan atau tanda peringatan yang cukup, yang semakin memburuk situasi.
Selain itu, kerusakan jalan ini juga berdampak pada kenyamanan pengendara yang melintas.
Banyak pengendara yang terpaksa menghindari bagian- bagian jalan yang rusak dengan cara melintas jalur lain.
Kerusakan jalan ini harus segera mendapat perhatian serius agar tidak berisiko menyebabkan kecelakaan yang lebih fatal.
Baca Juga: MERESAHKAN! Modus Berpura-pura Belanja, Maling Gondol 2 Dus Minuman Warung Kelontong di Kuta Selatan
Pengendara berharap pemerintah daerah dapat segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut.
Diharapkan, dengan adanya perhatian yang cepat dari pihak terkait, jalur Padang Kerta Kembali aman dan nyaman untuk digunakan.
“Sing ada perubahan min,nambah usak ade,” tulis akun @only_withjung.
“Tenang-tenang mun onden ade korban berarti nu melah jalan to,” tulis akun @made_parwata_mondos.
Editor : Wiwin Meliana