Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jalan Nusa Dua Selatan Memprihatinkan, Berlubang dan LPJU Mati

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 19 Februari 2025 | 01:38 WIB

MEMPRIHATINKAN: Perbaikan Jalan Berlubang di Jalan Nusa Dua Selatan, Selasa (18/2).
MEMPRIHATINKAN: Perbaikan Jalan Berlubang di Jalan Nusa Dua Selatan, Selasa (18/2).

BALIEXPRESS.ID - Jalan Nusa Dua Selatan dalam kondisi yang memprihatinkan.

Kondisi jalan berlubang yang tentunya membahayakan bagi pengendara yang melintas.

Bahkan warga setempat juga mengeluhkan adanya Lampu Penarangan Jalan Umum (LPJU) yang mati.

Baca Juga: KOK BISA! Keroyok Ibu Hamil di Kuta Selatan, Satu Keluarga Dituntut Lima Bulan: Tapi Korban Malah Jadi Tersangka

Jalan di Kuta Selatan yang sering dilalui wisatawan ini berlubang diduga akibat adanya kebocoran pipa milik Perumda Air Minum Trita Mangutama atau PDAM Badung.

Bahkan dari video yang beredar di media sosial menunjukkan adanya pengumuman terpasang adanya pengerjaan pipa PDAM Badung.

Ketua Pecalang Desa Adat Peminge, Nyoman Beker mengatakan, kondisi jalan berlubang sudah ada sejak lima hari terakhir.

Baca Juga: Tak Pakai Helm, Gadis Cantik Tewas Akibat Kecelakaan, Temannya Luka Parah: Polisi Sebut Tak Ada Saksi Mata

Kondisi ini pun ditakutkan dapat semakin parah jika tidak ditangani.

Untuk sementara ia mengaku telah memasang rambu di dekat area lubang agar tidak dilalui pengendara.

"Lubangnya itu menganga. Saya sempat melihat didalamnya ada urugan limestone. Saya harap ini segera mendapatkan perhatian, takutnya itu akan semakin jebol," ujar Beker, Selasa (18/2).

Baca Juga: Perkuat Sinergi Digitalisasi, BNI dan ACC Lakukan Kerja Sama Layanan Autopay

Pihaknya menyebutkan, setiap minggu terjadi jalan berlubang, dengan posisi terbanyak ada di sepanjang Jalan Nusa Dua Selatan sampai depan hotel Hilton.

Kondisi tersebut muncul sejak dua bulan terakhir atau saat cucaca ekstrim.

Hal ini diperkirakan dipengaruhi kondisi jalan yang labil akibat terjadinya penurunan.

Selain itu kondisi di Jalan Nusa Dua Selatan semakin parah dengan LPJU banyak mati.

Beker menerangkan dari 120 lebih hanya ada 10 LPJU yang menyala.

Bahkan ada hiasan LPJU yang rontok dan membahayakan bagi pejalan kaki.

“Kami harap LPJU ini juga dapat diatensi. Perkembangan Jalan Nusa Dua Selatan saat ini cukup ramai dilakui kendaraan menuju ke Pandawa dan sekitarnya. Ini menjadi jalur alternatif yang dipilih untuk menghindari kemacetan di Jalan Raya Uluwatu. Dengan ramainya kendaraan, saya harap fasilitasnya juga harus memadai,” paparnya.

Camat Kuta Selatan, Ketut Gede Arta, saat dikonfirmasi mengaku, telah menyampaikan kondisi tersebut kepada pihak terkait, dalam hal ini Balai Pelaksana Jalan Nasional yang mewenangi.

Hal tersebut juga sudah dilaporkan kepada Dinas PUPR untuk dapat mengatensi.

Begitu juga dengan LPJU yang memang sering dikeluhkan karena banyak yang padam.

Pihaknya berharap hal tersebut dapat segera menjadi atensi untuk dilakukan perbaikan, sebab berpotensi memicu kecelakaan.

Sementara Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas PUPR Kabupaten Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra menerangkan, perbaikan kondisi jalan berlubang di Jalan Nusa Dua Selatan sudah dilakukan atensi.

Saat ini perbaikan kondisi jalan masih dilakukan oleh pekerja dari Perumda Air Minum Tirta Mangutama, dikarenakan posisi titik jalan yang jebol berada pada titik utilitas pipa.

“Saat ini sedang dilakukan perbaikan dari Perumdam,” ucapnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#Kuta Selatan #memprihatinkan #LPJU #jalan berlubang #nusa dua