BALIEXPRESS.ID-Sebuah insiden yang menggegerkan warga Desa Pecatu, Kuta Selatan, terjadi pada Selasa, 18 Februari 2025 sekitar pukul 02.00 WITA.
Sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik salah satu bank nasional dibobol oleh orang tak bertanggung jawab.
Baca Juga: Polsek Densel Amankan Pelaku Pembobolan Konter HP di Sesetan, Aksinya Sempat Viral di Medsos
Pelaku yang identitasnya hingga kini belum diketahui, merusak kamera pengawas (CCTV) ATM dengan cara mengecatnya menggunakan pilox berwarna hitam.
Meskipun aksi perusakan ini menimbulkan kekhawatiran, informasi sementara yang diterima menyebutkan bahwa aksi tersebut tidak berlanjut dengan pencurian uang.
Mesin ATM tersebut tidak kehilangan uang yang ada di dalamnya, meskipun terjadi kerusakan pada perangkat tersebut.
Baca Juga: WADUH! Ternyata Video Tabrak Bebek Minta Diganti Kambing Hanya Lelucon, Oknum Polisi Kini Dipatsus
“Upaya pencurian diduga tidak berhasil. Sementara tidak ada uang yang hilang dari ATM tersebut hanya terjadi kerusakan pada bagian mesin ATM,” tulis keterangan dalam unggahan akun @kutaselatan.news dikutip pada Rabu (19/20/2025).
Pihak Kepolisian Sektor Kuta Selatan (Polsek Kuta Selatan) segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap lebih lanjut siapa pelaku di balik perusakan tersebut.
Hingga saat ini, polisi masih memburu orang yang bertanggung jawab atas kejadian ini.
Kejadian ini menjadi sorotan luas, terutama di media sosial, warganet yang memberikan komentar, mengungkapkan rasa prihatin atas perusakan fasilitas umum.
Baca Juga: DPRD Bangli Siap Pangkas 50 Persen Anggaran Perjalanan Dinas, Ini Rinciannya
Namun, ada juga warganet yang semakin khawatir dengan keamanan Bali.
“CCTV nya perbanyak dan ada suara dari luar tidak hanya dari dalam,” tulis akun @satzoutboy.
“Bali semakin amit-amit pantas masuk ke dalam daftar tempat yang tidak layak dikunjungi oleh turis dunia,” tulis akun @bali_destruction.
“Hari raya sudekat kriminalitas merejalela rahayu,” tulis akun @blic3sh_.
Editor : Wiwin Meliana