Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Heboh Eksibisionis di Bali! Komang Nekat Pamer Alat Vital di Depan Perempuan, tapi Polisi Beber Alasan Tak Bisa Jerat Pelaku

I Putu Suyatra • Rabu, 19 Februari 2025 | 23:39 WIB

Ilustrasi eksibisionis (Radar Malang)
Ilustrasi eksibisionis (Radar Malang)

BALIEXPRESS.ID – Warga Kabupaten Jembrana, Bali, dihebohkan dengan aksi nekat seorang pria berinisial Komang (26) yang diduga sebagai eksibisionis.

Ia beberapa kali dilaporkan melakukan aksi tak senonoh dengan memamerkan alat vitalnya di hadapan perempuan.

Namun, meski telah diamankan polisi, pria ini tak bisa dijerat hukum pidana!

Mengintai Korban di Lapangan Umum

Insiden terbaru terjadi di Lapangan Umum Negara, Senin (17/2/2025) malam.

Saat itu, dua perempuan sedang duduk santai, tak menyangka akan menjadi korban aksi eksibisionisme.

Baca Juga: Pimpinan dan Anggota DPRD Karangasem Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, Serukan Dukung Bersama Kepemimpinan Baru

Tiba-tiba, seorang pria mendekati mereka dan langsung memperlihatkan alat vitalnya!

Kedua perempuan itu sontak terkejut dan berusaha menjauh. Namun, yang lebih mengejutkan, pria tersebut malah mengejar mereka!

Aksi ini pun dilaporkan ke polisi, yang bergerak cepat melakukan pencarian. Pelaku akhirnya ditangkap pada Selasa (18/2/2025).

"Sudah tertangkap. Tim dari Reskrim berhasil mengamankan pelaku," ungkap Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto.

Baca Juga: Soal Video 1 Menit 14 Detik yang Viral, Bulan Sutena Beri Jawaban Tegas: Begini Katanya

Tak Bisa Dipidana, Ini Alasannya!

Meskipun aksinya meresahkan, polisi tidak bisa menjerat pelaku dengan hukum pidana.

Alasannya? Berdasarkan pemeriksaan medis, Komang ternyata mengalami gangguan jiwa.

Riwayat kesehatan menunjukkan bahwa ia pernah dirawat di RS Jiwa Manah Shanti Mahottama Bali pada 2021 dan baru saja menjalani pengobatan di RSU Negara pada Jumat (14/2/2025).

"Pelaku dengan gangguan kejiwaan tidak dapat dimintai pertanggungjawaban atas perilaku yang dilakukan," jelas AKBP Endang Tri Purwanto.

Orang Tua Diminta Minta Maaf dan Segera Obati Pelaku

Sebagai solusi, polisi meminta keluarga pelaku untuk meminta maaf kepada masyarakat dan para korban.

Selain itu, orang tua Komang juga berjanji akan membawanya kembali ke RS Jiwa Manah Shanti Mahottama Bali guna menjalani pengobatan yang lebih intensif.

Baca Juga: VIRAL! Video Syur Diduga Oknum Guru, Berjoget Perlihatkan Lekuk Tubuh: Warganet Tunggu Klarifikasi

Kasus ini pun menjadi perhatian publik, mengingat aksi serupa bisa saja terjadi lagi jika pelaku tidak mendapatkan perawatan yang tepat.

Apakah ini akan menjadi akhir dari aksi eksibisionis di Jembrana? ***

 
Editor : I Putu Suyatra
#bali #eksibisionis #alat vital #jembrana