Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Membangun Generasi Emas: Polisi Masa Depan Sebagai Agen Perubahan dan Benteng NKRI

Dian Suryantini • Senin, 24 Februari 2025 | 21:17 WIB

Upacara bendera di SMKN 3 Singaraja yang dipimpim oleh Kompol I NyomanMistanada.
Upacara bendera di SMKN 3 Singaraja yang dipimpim oleh Kompol I NyomanMistanada.

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Regenerasi kepolisian menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan negara. Hal ini disampaikan oleh Kabag SDM Polres Buleleng, Kompol I Nyoman Mistanada, di hadapan ratusan murid dan guru SMK Negeri 3 Singaraja.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa generasi muda saat ini memiliki peran krusial dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan, terutama di era teknologi yang berkembang pesat.

“Saat ini adik-adik masih duduk di bangku sekolah, namun kelak akan memiliki profesi masing-masing. Di antara kalian pasti ada yang akan menjadi polisi. Tantangan bagi polisi di masa depan akan semakin berat, harapan masyarakat terhadap Polri sangat tinggi, dan kita harus mampu menjawabnya. Polisi di masa depan harus lebih baik daripada generasi sebelumnya. Jadilah agen perubahan!” ujar Kompol I Nyoman Mistanada pada Senin (24/02).

Tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini sangat kompleks. Berbagai ancaman, seperti penyalahgunaan narkoba, kejahatan berbasis teknologi, penyebaran berita hoaks, dan meningkatnya intoleransi sosial, menjadi tantangan serius yang dapat mengganggu stabilitas bangsa. Jika dibiarkan, hal ini bisa menyebabkan generasi yang hilang (lost generation), kekacauan sosial, dan bahkan disintegrasi bangsa.

“Adik-adik harus bisa membentengi diri dari hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Hindari narkoba, balapan liar, judi online, serta penyebaran konten negatif di media sosial. Jangan mudah percaya dan menyebarkan hoax serta ideologi kebencian yang bisa memecah belah bangsa. Jangan menjadi bagian dari lost generation, generasi yang terjerumus dalam hal negatif dan merugikan masa depan. Jika terus dibiarkan, dampaknya akan terasa hingga ke tingkat nasional,” jelasnya.

 Baca Juga: Penerimaan Polri 2025 Segera Dibuka, Polres Buleleng Mulai Gerilya Sosialisasikan Peluang

Untuk menghadapi tantangan masa depan, para remaja harus membekali diri dengan berbagai keterampilan dan kegiatan positif. Belajar dengan giat, berpartisipasi dalam kegiatan olahraga dan seni, serta mengembangkan keterampilan digital yang bermanfaat adalah langkah-langkah konkret dalam membangun masa depan yang lebih baik. Generasi muda diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan negara dengan mengutamakan sikap disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Kompol I Nyoman Mistanada juga menyampaikan informasi terkait pembukaan pendaftaran Polri yang telah dimulai. “Adik-adik adalah masa depan bangsa. Raih mimpi setinggi langit dan jadilah bagian dari perubahan positif. Pendaftaran Polri sudah dibuka, silakan datang ke Polres Buleleng. Pendaftaran ini gratis!” tegasnya. ***

Editor : Dian Suryantini
#polres buleleng #profesi #Polisi