Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Polisi Akhirnya Tetapkan Motif Utama Mas Pras Tusuk Kadek Parwata hingga Tewas di Denpasar

I Putu Suyatra • Kamis, 27 Februari 2025 | 04:13 WIB

MAIN TIKAM: Mas pras tersangka penusuk Kadek Parwata saat baru tiba di Polda Bali setelah berusaha lari via Tanjung Perak Surabaya blm lama ini. (ADRIAN SUWANTO/radarbali.jawapos.com)
MAIN TIKAM: Mas pras tersangka penusuk Kadek Parwata saat baru tiba di Polda Bali setelah berusaha lari via Tanjung Perak Surabaya blm lama ini. (ADRIAN SUWANTO/radarbali.jawapos.com)

BALIEXPRESS.ID - Warga Denpasar dikejutkan dengan aksi brutal Bastomi Prasetyawan alias Mas Pras (33) yang menusuk I Kadek Parwata (31) hingga luka parah.

Fakta mengejutkan pun terungkap: tidak ada motif dendam atau perselisihan panjang, melainkan hanya salah paham di bawah pengaruh narkoba!

Salah Paham Berujung Petaka

Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Laorens Rajamangapul Heselo, mengungkapkan bahwa motif pelaku murni salah paham.

Awalnya, Mas Pras tidak terima melihat korban berada di lokasi kejadian dan langsung menyerang tanpa pikir panjang.

"Ya, cuma salah paham dalam pengaruh konsumsi narkoba," ungkap Laorens pada Rabu (26/2/2025).

Mas Pras mengira Parwata adalah teman dari korban sebelumnya yang sempat berselisih dengannya.

Dalam kondisi emosi tak terkendali, ia melayangkan tiga tusukan dan satu goresan fatal yang menembus paru-paru bagian bawah korban.

Terungkap, Sempat Aniaya Korban Lain

Lebih mengejutkan lagi, sebelum menyerang Parwata, Mas Pras ternyata sempat menganiaya Made Darma Wisasa.

Meski tidak ditemukan barang bukti narkoba, hasil tes urine pelaku positif, memperkuat dugaan bahwa tindakannya dipicu pengaruh zat terlarang.

Polisi Bergerak Cepat, Rekonstruksi Segera Digelar

Polresta Denpasar kini berkoordinasi dengan Sat Narkoba untuk memperdalam penyelidikan.

"Kami akan lakukan rekonstruksi untuk mencocokkan keterangan pelaku dalam BAP. Setelah itu, berkas langsung dikirim untuk P21," tegas Laorens.

Kasus ini menjadi pengingat keras tentang bahaya narkoba dan pentingnya pengendalian emosi.

Proses hukum terus berjalan, dan publik menanti keadilan untuk para korban. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#penusukan #I Kadek Parwata #denpasar #Bastomi Prasetyawan