Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dupa Sembahyang Nyaris Ludeskan Rumah Warga di Jembrana

I Gde Riantory Warmadewa • Sabtu, 1 Maret 2025 | 00:58 WIB

I Ketut Marwini (74) warga Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, sesaat setelah peristiwa kebakaran pada Kamis (27/2/2025). (istimewa)
I Ketut Marwini (74) warga Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, sesaat setelah peristiwa kebakaran pada Kamis (27/2/2025). (istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Ketegangan melanda Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Kamis (27/2/2025) sore.

Rumah milik I Ketut Marwini (74) nyaris habis dilalap api sekitar pukul 17.30, beruntung berkat aksi sigap warga, bencana lebih besar berhasil dicegah.

Persembahyangan Berujung Kepanikan

Insiden bermula saat Marwini melakukan persembahyangan memperingati hari Tilem.

Setelah berdoa di Plangkiran dalam kamar, ia keluar untuk sembahyang di Merajan yang berjarak tak jauh dari rumahnya.

Namun, saat kembali, ia terkejut mendapati asap tebal mengepul dari kamar depan.

Ketika pintu kamar dibuka, api sudah melahap sofa dan merambat ke kasur.

Panik melihat api yang semakin membesar, Marwini langsung berteriak meminta pertolongan.

Warga Bergerak Cepat, Pemadam Turun Tangan

Teriakan Marwini mengundang respons cepat warga sekitar yang bergegas membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

Beberapa warga segera menghubungi pemadam kebakaran Pemkab Jembrana untuk tindakan lebih lanjut.

Tak lama berselang, empat unit armada pemadam tiba di lokasi. Meski api hampir menyambar plafon, petugas berhasil mengendalikan situasi dalam waktu kurang dari 30 menit.

Dupa Terjatuh Diduga Jadi Pemicu

Dugaan sementara menyebutkan api berasal dari dupa yang terjatuh ke atas sofa setelah persembahyangan.

Meski kerugian materi belum dapat dipastikan, Marwini masih tampak terguncang atas musibah yang menimpanya.

"Saya sedang sembahyang, tiba-tiba ada asap keluar dari dalam kamar. Mungkin dupanya jatuh," ungkap Marwini dengan suara bergetar.

Kasat Pol PP Jembrana, Made Leo Agus Jaya, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya mengerahkan empat armada untuk memadamkan api dan memastikan keamanan lokasi.

Aksi Cepat Warga Selamatkan Rumah dari Amukan Api

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat menyalakan dupa atau sumber api lainnya.

Berkat kepedulian warga dan respons cepat petugas, rumah Marwini berhasil diselamatkan sebelum api merusak lebih banyak bagian bangunan.***

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #dupa #sembahyang #jembrana