Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Suwirta Sambangi Korban dan Pelaku Kasus Penganiayaan dan Perundungan di Klungkung, Ini yang Disampaikan

I Dewa Gede Rastana • Senin, 3 Maret 2025 | 03:30 WIB
BERKUNJUNG : Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyomam Suwirta mengunjungi korban.
BERKUNJUNG : Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyomam Suwirta mengunjungi korban.

BALIEXPRESS.ID – Kasus penganiayaan dan perundungan yang terjadi di area parkir Pura Jagatnatha Klungkung mendapat perhatian serius dari Ketua Komisi IV DPRD Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Mantan Bupati Klungkung dua periode itu bahkan langsung turun tangan dengan mengunjungi rumah korban, bertemu dengan pelaku, serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Minggu (2/3/2025). 

"Kepolisian sudah mengidentifikasi korban dan pelaku. Dari empat pelaku, hanya satu yang sudah dewasa, sementara tiga lainnya masih anak-anak, termasuk korban," ujar Suwirta.

Ia juga memberikan edukasi kepada mereka agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Menurutnya, baik korban maupun pelaku mayoritas berasal dari latar belakang keluarga broken home dan kurang mampu.

Korban diketahui tinggal bersama nenek dan adiknya, setelah ayahnya meninggal dunia dan sang ibu yang telah bercerai dengan ayahnya dikabarkan sudah menikah lagi. 

Suwirta mengungkapkan bahwa selama menjabat sebagai bupati, ia sudah dua kali mengunjungi rumah korban untuk memberikan bantuan karena termasuk dalam kategori keluarga kurang mampu.

"Segala sesuatu berawal dari keluarga. Semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua," tambahnya.

Suwirta menegaskan bahwa kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih memperkuat pendidikan karakter anak-anak. Ia meminta agar keluarga, sekolah, serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak meningkatkan edukasi dalam membentuk karakter generasi muda.

Selain itu, ia juga mendorong Satpol PP untuk meningkatkan patroli di titik-titik rawan di Klungkung serta memperbanyak pemasangan CCTV di ruang publik.

 

"Pintu gerbang Pura Jagatnatha sebaiknya ditutup saat malam hari agar tidak menjadi tempat bagi tindakan kekerasan atau perilaku tidak senonoh," pungkasnya. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#ketua komisi iv #broken home #korban #perundungan #penganiayaan #klungkung #Mengunjungi