Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pagar Pelampung Laut Serangan Belum Dicabut, Niluh Djelantik Sentil Tantowi Yahya; Jangan Sampai Kami Marah

Wiwin Meliana • Senin, 3 Maret 2025 | 14:15 WIB

Beredar video nelayan yang merekam pagar pelampung di Serangan belum dicabut
Beredar video nelayan yang merekam pagar pelampung di Serangan belum dicabut

BALIEXPRESS.ID-Viral seorang nelayan merekam pagar pelampung di laut Serangan belum dicabut oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID).

Padahal dalam pertemuan bulan lalu antara manajemen dan sejumlah anggota Wakil Rakyat Bali telah disepakati untuk mencabut pagar pelambung tersebut.

Baca Juga: Makna Upacara Tigang Sasih, Penyucian dan Penegasan Nama Bayi

Terkait hal itu, Anggota DPD RI Bali, Niluh Djelantik pun dibuat geram.

Melalui akun media sosialnya, Niluh Djelantik langsung menyentil Presiden Komisaris PT BTID, Tantowi Yahya.

“Mas yang cabut pelampung pagar laut atau kami?” tanya Niluh Djelantik dikutip pada Senin (03/03/2025).

Pihaknya juga kembali mengingatkan Tantowi Yahya terkait janjinya turut memperjuangkan hak nelayan dan masyarakat Serangan.

Baca Juga: Video Toilet Jorok di Batur Kintamani Viral, Arya Wedakarna; Ga Tau Malu Ya?

“Sudah 30 hari berlalu. I BEG YOU PLEASE. Jangan sampai kami marah dan turun ke jalan. Laut adalah milik rakyat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Niluh Djelantik menyebut bahwa semua UMKM, Nelayan, surfer dan semua kegiatan di Serangan tidak boleh dihentikan.

Sebelumnya, Pemasangan pagar pelampung di laut yang membatasi aktivitas nelayan hingga Sabtu (01/03/2025) belum juga dicabut.

Hal ini disampaikan oleh salah satu nelayan di Serangan lewat sebuah video.

Dalam video yang diambil pada hari ini, terlihat pagar pelampung yang berada di atas laut serangan masih terpasang seperti semula.

Baca Juga: Sosok Nyoman Ayu Carmenita: Perjalanan Gadis Bali Menuju Panggung K-Pop Bersama Hearts2Hearts

Bahkan dalam video terbaru itu, nelayan meminta tolong kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Yang Terhormat Bapak Presiden, Gubernur Bali, Wali Kota Denpasar, para wakil rakyat semua. Sudah dari tahun 2018 sampai saat ini pagar laut pelampung masih terpasang sampai saat ini,” ujar nelayan.

Nelayan tersebut mengaku pagar tersebut membatasi dan menghalangi nelayan untuk mencari ikan.

“Tolong perhatikan kami nelayan kecil dan jangan dikerdilkan, berikan kami nelayan kebebasan menggunakan tanah, bumi, air untuk hidup,” jelasnya.

Baca Juga: Viral! Pengunjung Keluhkan Toilet Jorok di Kawasan Pariwisata Batur, Kintamani

Terlihat juga dalam video, jukut yang dibawa oleh nelayan tidak bisa leluasa mencari ikan lantaran adanya pagar pelampung di atas luat Serangan itu.

 

Editor : Wiwin Meliana
#PT BTID #serangan #dicabut #pagar laut #Niluh Djelantik #Pelampung