BALI EXPRESS.ID - Polisi akhirnya buka suara terkait kasus seorang pria warga negara asing (WNA) tanpa identitas ditemukan tewas dalam tandon air sebuah kos di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Selasa 4 Maret 2025.
Ternyata pada dini hari sebelum adanya penemuan mayat tersebut, penghuni kos sempat dibuat gempar, lantaran ada orang misterius yang memaksa masuk ke kamar melalui balkon pada lantai tiga.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan kronologi kejadian bermula ketika penghuni kamar di lantai satu yakni wanita inisial FK, 29, tidak bisa tidur dan hendak membuat kopi sekitar pukul 00.00 WITA.
Berselang 30 menit kemudian, ia melihat ada orang mondar-mandir di depan kamar. "Menurut saksi ciri-ciri orang itu menggunakan pakaian sweater hoodie, celana panjang dan kepalanya ditutup," ujar Sukadi, Rabu 5 Maret 2025.
Lalu, orang misterius itu tampak berdiri di tangga menghadap ke utara dan naik ke lantai atas. Wanita asal Madiun ini lantas mendengar suara seperti ada benda jatuh, akan tetapi dia tidak mengecek dan tertidur.
Sementara itu, saksi berinisial RV, 25, yang tinggal di kamar lantai tiga dengan pacarnya SYM, mendengar suara benda jatuh dari area belakang kamar (balkon) sekitar pukul 01.30 WITA. "Saksi RV mengira itu suara kucing menjatuhkan sesuatu," tambahnya.
Saat saksi membuka pintu belakang, ia kaget melihat ada kaki orang berperawakan kurus yang memakai baju jaket kain (sweater), celana panjang, dan tanpa alas kaki. RV reflek menutup kembali pintu tersebut.
Akan tetapi, orang misterius tersebut malah memaksa mendorong pintu untuk masuk ke dalam. Alhasil terjadi aksi dorong-dorongan di sana. Sehingga, RV langsung memberitahu pacarnya untuk keluar kamar dan berteriak minta tolong.
Untungnya, pria asal Karawang, Jawa Barat ini berhasil mengunci pintu kamarnya. Penghuni lain yang mendengarnya bergegas keluar kamar masing-masing dan mengecek ke tempat RV. Saksi mengatakan kepada penghuni lain bahwa ada orang dibalik pintu.
Hanya saja mereka belum berani membuka pintu karena ditakutkan orang di baliknya membawa senjata. Selanjutnya, mereka memberanikan diri untuk membuka dan meriksa. Tetapi, orang misterius itu sudah tidak ada di sana.
"Terdapat bekas jejak kaki yang tertinggal di balkon itu. Celana legging warna hitam milik pacar saksi juga hilang," tandasnya. Maka, wanita inisial NT, 49, yang juga tinggal di kos itu menyarankan RV merekam dan sekaligus foto jejak kaki itu.
Supaya bisa dilaporkan kepada pemilik kos sekaligus menyampaikan bahwa pintu balkon sudah rusak. Saat mereka bertanya kepada penyewa kamar sebelah, ternyata di balkonnya juga terdapat bekas jejak kaki yang sama.
Sorenya saat menjemur pakaian, penyewa kamar sebelah mengatakan jejak tersebut tidak ada di sana. Karena setelah dicari-cari dan ditunggu lama, orang misterius tersebut tak kunjung ditemukan, maka para penghuni kos memilih beristirahat.
Paginya sekitar pukul 08.00 WITA, pemilik kos inisial NP, meminta bantuan tukang air inisial KG untuk memperbaiki masalah air tak bisa naik ke tandon yang terletak di atap kos. KG lantas memberitahu, bahwa kalau mesin mati, pasti ada permasalahan di alat otomatis yang berada di tandon air.
Saat dicek ke atas, tukang air itu melihat ada sosok di dalam tandon yang dikira boneka. Dia pun bertanya kepada pemilik soal siapa pemilik boneka di atas. Lalu, mereka mengecek bersama untuk memastikan dan ternyata itu adalah orang sungguhan yang meninggal.
"Posisi korban dalam kondisi terlentang, kepala tengadah mengarah ke tenggara," ucapnya. Dari hasil Olah TKP Tim Inafis Polresta Denpasar, korban ditemukan tanpa menggunakan busana, ada luka lecet pada lutut kiri.
Selain itu, luka lecet pada dada kanan diatas puting, luka lecet pada dada kiri bagian bawah, luka lecet pada pinggang kiri, kemaluan mengeluarkan cairan, mulut berbusa, serta punggung sudah mengalami lebam mayat.
Terdapat pelampung air di bawah kakinya yang ditutupi dengan baju. Polisi dapat mengamankan barang bukti baju baju kaos warna hijau lis putih, celana pendek warna abu-abu, jaket sweater warna hitam, celana panjang legging warna hitam.
Sepasang sendal karet warna biru, serta alat otomatis dan pelampung dalam tandon air. Kepolisian belum bisa memastikan apakah korban adalah orang misterius yang paksa masuk kamar penghuni atau bukan.
Saat ini tengah dilakukan penyelidikan dengan menyisir CCTV di seputaran TKP. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk mencari identitas korban. Adapun jenazah WNA itu dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar guna proses lebih lanjut. (ges)
Editor : Iqbal Kurnia