BALIEXPRESS.ID-Sebuah pesan suara yang menyebut adanya aksi begal di jalur Tegallalang-Keliki, Gianyara ternyata tidak benar.
Informasi yang disebarkan dan viral melalui aplikasi Whatsapp itu ternyata dibuat oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Viral di Whatsapp! Pesan Suara Aksi Begal di Jalur Tegallang-Keliki, Bikin Masyarakat Resah
Dalam sebuah video yang dibagikan oleh akun @hello_gianyar, terlihat seorang laki-laki bernama I Wayan Subaga berasal dari Banjar Jati, Desa Sebatu Tegallalang mengaku sebagai penyebar pesan suara tersebut.
I Wayan Subaga mengaku pesan suara yang menyebut adanya informasi begal d jalur Tegallalang- Keliki, hingga wilayah Jasan serta Banjar Tegalsuci Desa Sebatu tidaklah benar.
Baca Juga: Sosok Putu Sumardiana, Camat Tembuku Bangli yang Responsif dan Aktif Blusukan
“Nika pesan suara tyang nike tidak benar adanya, yang begal nika tidak pernah ada dan bohon,” jelasnya.
Lebih lanjut, pria tersebut meminta maaf karena telah meresahkan masyarakat akibat pesan hoaks tersebut.
“Tyang meminta maaf atas pesan suara yang telah meresahkan masyarakat,” jelas pria tersebut dikutip pada Sabtu (08/03/2025).
Sebelumnya, sebuah pesan suara yang viral di media sosial baru-baru ini membuat resah masyarakat Kecamatan Tegallalang, Gianyar.
Baca Juga: Begal Beraksi Siang Bolong, Perangkat Desa Dibacok Berkali-kali dan Motornya Dirampas
Dalam pesan yang disebarkan melalui aplikasi WhatsApp, seorang pria mengklaim bahwa telah terjadi aksi begal di jalan Tegallalang menuju Desa Keliki.
Rekaman suara berdurasi 53 detik itu menyebutkan bahwa korban dalam aksi begal tersebut adalah seorang ibu, ayah bersama anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Dalam pesan yang diunggah oleh akun @hello_gianyar pada Sabtu, 8 Maret 2025, narator menyebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada malam hari, sekitar pukul 20.00 Wita.
“Swastiastu rahajeng wengi semeton, niki wawu masih ring Tegallalang ke Keliki wenten begal, sana kena begal anak SD sama ibunya,” ujar pria tersebut dalam pesan suara yang beredar luas di grup WhatsApp warga setempat.
Baca Juga: Sosok AKP I Made Juni Artawan; Dikecam Usai Aksi Tolong Korban Kecelakaan Diduga Hanya Untuk Konten
Informasi yang tersebar dalam pesan suara itu semakin mengkhawatirkan warga, karena narator tersebut menyebutkan bahwa pelaku begal berjumlah tiga orang.
Bahkan, dalam pesan suara itu, pria tersebut mengklaim bahwa salah satu korban diduga telah dibunuh, meski identitas atau wajah korban belum disebarkan ke media sosial.
Pesan suara tersebut juga mencatat bahwa para pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Nmax saat beraksi.
Editor : Wiwin Meliana