Sirkuit yang akan berlokasi di Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada ini diharapkan menjadi pusat pengembangan olahraga otomotif di Bali.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Bupati Sutjidra setelah menerima audiensi dari Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI) Bali yang diketuai oleh I Gusti Ngurah Anom di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (8/3).
Dalam pertemuan tersebut, Sutjidra menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng siap berkontribusi dalam pembangunan sirkuit, termasuk penyediaan anggaran untuk akses masuk ke lahan sirkuit.
“Kami menyambut baik dan mendukung penuh rencana pembangunan ini. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menghitung anggaran yang dibutuhkan guna membuka akses masuk selebar delapan hingga sepuluh meter agar dapat mengakomodasi kejuaraan-kejuaraan besar,” ujar Sutjidra.
Bupati asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini juga menekankan bahwa Pemkab Buleleng akan ikut bertanggung jawab terhadap keberlanjutan sirkuit ini.
Menurutnya, penyelesaian pembangunan harus dilakukan secara bertahap dengan perencanaan yang matang agar dapat dimanfaatkan maksimal untuk pembinaan atlet otomotif muda di Bali.
“Sirkuit ini nantinya akan menjadi satu-satunya di Bali. Dengan adanya fasilitas ini, generasi muda khususnya di Buleleng bisa lebih berkembang dan mencapai prestasi di bidang otomotif,” tambahnya.
Ketua Pengprov IMI Bali, I Gusti Ngurah Anom, atau yang akrab disapa Ajik Krisna, mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Buleleng.
Ia berharap sinergi yang terjalin dapat mempercepat proses pembangunan sehingga sirkuit bisa segera dimanfaatkan untuk berbagai ajang balap.
“Saya sudah siap untuk menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp 1 miliar untuk tahap awal pembangunan sirkuit di Lumbanan ini,” ungkap Ajik Krisna.
Ia menambahkan bahwa pembangunan sirkuit membutuhkan waktu, dan prioritas saat ini adalah pembukaan akses jalan menuju lokasi. Setelah akses tersedia, diharapkan kejuaraan grasstrack bisa segera digelar di lokasi tersebut.
“Untuk kejuaraan lain seperti slalom, drifting, ataupun road race mungkin belum bisa langsung dilakukan. Namun, kita akan menunggu arahan lebih lanjut dari Bupati agar pembangunan ini berjalan sesuai rencana,” imbuhnya.
Pembangunan sirkuit di Buleleng ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi dunia otomotif di Bali serta mampu meningkatkan perekonomian daerah dengan menarik wisatawan dan peserta dari berbagai daerah. (dik)
Editor : I Putu Mardika