Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Perceraian Melonjak di Karangasem Sepanjang 2024, PN Amlapura Ungkap Faktor Utama dan Pemicunya

I Putu Suyatra • Selasa, 11 Maret 2025 | 14:36 WIB

 

Ilustrasi perceraian-JawaPos.com
Ilustrasi perceraian-JawaPos.com

BALIEXPRESS.ID - Di tengah tantangan ekonomi yang kian menghimpit, kabar memilukan datang dari Kabupaten Karangasem, Bali.

Sepanjang tahun 2024, ratusan pasangan memutuskan berpisah, dengan faktor ekonomi menjadi pemicu utama retaknya rumah tangga.

Juru bicara Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Aditayoga Nugraha Bimasakti, mengungkapkan bahwa dari ratusan perkara yang masuk, mayoritas disebabkan oleh tekanan finansial.

"Sebagian besar kasus perceraian dipicu faktor ekonomi. Ada juga karena penelantaran dan faktor lain, tapi masalah ekonomi mendominasi," ungkap Aditayoga.

Berdasarkan data PN Amlapura, sepanjang 2024 tercatat 334 kasus perceraian baru.

Ditambah dengan sisa perkara tahun sebelumnya sebanyak 32 kasus, total perkara yang ditangani mencapai 366 kasus.

Namun, saat ditanya lebih jauh mengenai jumlah putusan yang telah dikeluarkan, Aditayoga mengaku belum bisa membeberkan data detail.

"Kami belum bisa memberikan data keputusan karena perlu izin pimpinan terlebih dahulu," jelasnya.

Usia dan Lama Pernikahan Beragam, Perceraian Melanda Segala Kalangan

Ketua Kelompok Peduli Anak dan Perempuan (KPPA) Karangasem, Ni Nyoman Suparmi, menambahkan bahwa kasus perceraian tidak mengenal usia atau lama pernikahan.

"Usia pasangan yang bercerai hampir merata. Ada yang masih muda, ada juga yang sudah dewasa atau di atas 35 tahun. Usia pernikahan pun bervariasi," tutur Suparmi.

Lonjakan angka perceraian ini menjadi cerminan betapa beratnya dampak ekonomi terhadap stabilitas rumah tangga.

Situasi ini mengingatkan pentingnya dukungan sosial dan ekonomi bagi pasangan yang berjuang mempertahankan pernikahan mereka.

Apakah tren ini akan terus berlanjut? Ataukah ada solusi yang bisa mengurangi angka perceraian di Karangasem? Waktu yang akan menjawab. *** 

 Baca Juga: Wasit Kontroversial Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia, Siap Hujani Kartu Kuning?

Editor : I Putu Suyatra
#bali #perceraian #faktor ekonomi #Kabupaten Karangasem