Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

PILU! Diduga Ulah Pati Minum Racun, Pasutri Asal Kuta Utara Tewas di Pos Nelayan Kesiman

I Gede Paramasutha • Selasa, 11 Maret 2025 | 18:20 WIB
Jenazah pasutri inisial IPP, 25, dan DASA, 25, ditutupi menggunakan kain di Pos Nelayan Desa Adat Kesiman. (Bali Express/Istimewa)
Jenazah pasutri inisial IPP, 25, dan DASA, 25, ditutupi menggunakan kain di Pos Nelayan Desa Adat Kesiman. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Pasangan suami istri (Pasutri) yaitu pria inisial IPP, 25, dan perempuan DASA, 25, ditemukan tewas tergeletak di Pos Nelayan Sari Mertha Segara Desa Adat Kesiman, Jalan Pantai Padanggalak, Denpasar Timur, pada Selasa 11 Maret 2025 pagi.

Diduga, pasutri asal Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung itu melakukan ulah pati (meng*khiri hidup) dengan minum racun.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan adanya kejadian pasturi diduga ulah pati tersebut.

Dijelaskan olehnya, berdasar keterangan saksi bernama Gede Tulus Suka Yasa, 38, selaku Petugas Jaga Taman Festival sekitar pukul 07.00 WITA.

Kemudian, diberitahu oleh petugas parkir bahwa ada orang meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). 

Maka, saksi langsung ke lokasi itu untuk memastikan. Didapati memang benar ada dua jenazah, laki-laki dan perempuan di sana.

"Ditemukan juga dia botol warna coklat yang mereknya sudah dihilangkan," tuturnya.

Adapun ciri-ciri korban perempuan, memiliki perawakan kurus, kepala mengarah sisi selatan, kaki mengarah sisi timur, memakai baju pink, serta celana panjang hitam. 

Sementara, korban laki, memiliki perawakan sedang, pakai baju kaos warna hitam, celana panjang warna abu, kepala mengarah mengarah selatan dan kaki mengarah timur.

Lalu, Tulus memberitahukan masalah ini di grup Desa Adat Kesiman dan diteruskan ke pihak berwajib.

Tak berselang lama, petugas dari Polsek Denpasar Timur dan Inafis Polresta Denpasar tiba di lokasi.

Hasil pemeriksaan polisi, botol warna coklat yang ada di samping kepala para korban adalah Insektisida atau obat pembunuh hama tanaman jenis Spontan King 400 sl (500 ml).

"Nihil tanda kekerasa pada tubuh pasutri tersebut," imbuhnya.

Dugaan polisi, keduanya meninggal karena meminum racun hama tersebut.

Belum diketahui apa motif keduanya nekat mengakhiri hidup. Saat ini, masih dilakukan penyekidikan oleh Polsek Denpasar Timur. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#kesiman #tewas #racun #ulah pati #pasutri