Pura Lempuyang Madya Bakal Diperluas! Dana Hibah Rp 31 Miliar, 18 Palinggih Dibongkar untuk Renovasi Megah
I Wayan Adi Prabawa• Sabtu, 15 Maret 2025 | 14:54 WIB
PERBAIKAN: Sekretaris MGPSSR Bali Pandu Prapanca Lagosa meninjau proses perbaikan Pura Lempuyang Madya, Jumat (14/3).
BALIEXPRESS.ID - Banjar Dinas Gamongan, Desa Tiyingtali, Abang, Kabupaten Karangasem, menjadi saksi dimulainya transformasi besar-besaran Pura Lempuyang Madya Linggih Ida Bhatara Mpu Gni Jaya.
Proses pralina atau pembongkaran palinggih telah dilakukan pada Jumat (14/3) sebagai langkah awal perluasan pura yang menelan dana hibah fantastis dari Kabupaten Badung sebesar Rp 31 miliar lebih.
Sekretaris Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kecamatan Abang, I Gede Nyoman Geria, mengungkapkan bahwa upacara pralina dipimpin oleh lima orang Sulinggih dan melibatkan pembongkaran 18 palinggih utama.
“Hari ini ada 18 palinggih yang dipralina, dipuput langsung oleh lima Sulinggih,” ujarnya.
Renovasi ini ternyata sudah dimulai sejak Juni 2024 dan saat ini progres pengerjaan telah mencapai 60%.
Menariknya, area pura akan diperluas sekitar 25 meter dari ukuran semula. Jumlah palinggih pun akan bertambah signifikan.
“Sekarang ada 18 palinggih, nanti akan bertambah menjadi 34 palinggih setelah renovasi selesai,” tambah Geria.
Namun, renovasi ini tak hanya fokus pada bangunan utama pura. Perbaikan akses jalan dan fasilitas parkir juga menjadi perhatian serius.
Jalan yang sempit dan curam sering kali menyulitkan umat yang hendak bersembahyang, terutama saat upacara besar berlangsung.
“Kami sangat berharap akses jalan bisa diperlebar, karena saat ini kondisinya cukup sulit dilalui, apalagi jalurnya menanjak,” harapnya.
Sekretaris MGPSSR Provinsi Bali, Pandu Prapanca Lagosa, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan penuh terhadap renovasi ini.
Ia optimis bahwa setelah rampung, Pura Lempuyang Madya akan lebih luas dan mampu menampung lebih banyak umat dengan kenyamanan yang jauh lebih baik.
“Renovasi ini bukan hanya untuk saat ini, tetapi menjadi warisan untuk generasi mendatang agar pura tetap terawat dan kokoh,” tegasnya.
Dengan proyek sebesar ini, Pura Lempuyang Madya tak hanya akan menjadi tempat ibadah yang lebih representatif, tetapi juga semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pura penting di Bali yang siap menyambut umat dan wisatawan dengan wajah baru yang megah dan penuh spiritualitas. ***