BALIEXPRESS.ID– Kejadian yang cukup mengejutkan terjadi saat Parade Ogoh-Ogoh yang berlangsung pada Sabtu malam, 15 Maret 2025, di Balai Budaya Giri Natha Puspem.
Sejumlah penonton nekat memanjat tembok untuk mendapatkan tempat terbaik saat menyaksikan acara yang penuh dengan warna dan semangat tersebut.
Baca Juga: Truk Tronton Hantam Pikap di Jalur Denpasar-Gilimanuk: Polisi Ungkap Pemicu Kecelakaan
Aksi berisiko ini terekam dalam sebuah video yang pertama kali diunggah oleh akun Instagram @infokutaselatan.news, yang kemudian menuai berbagai komentar dari netizen.
Dalam video tersebut, tampak beberapa penonton yang tanpa rasa takut memanjat tembok tinggi di sekitar area Balai Budaya, meskipun terlihat cukup berbahaya.
Aksi ini langsung menjadi perhatian publik, mengingat potensi risiko yang bisa terjadi, terutama jika ada penonton yang kehilangan keseimbangan atau jatuh.
Baca Juga: Misteri Kematian Tak Wajar Dua Warga Bali di Banyuwangi: Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
Unggahan tersebut segera mendapatkan beragam komentar dari netizen. Sebagian besar mengkritik tindakan penonton yang dianggap nekat dan berbahaya, karena dapat mengancam keselamatan.
Baca Juga: Gerebek Judi Dadu Goncang, Polisi Tangkap Dua Pelaku, Salah Satunya Pengurus Partai!
Komentar salahh satu akun @astridjtz “Gasopan sekali” ungkapnya dan akun @3.hondoko “Kobisa didiemin?”
Meskipun keramaian pada acara Parade Ogoh-Ogoh memang menjadi daya tarik tersendiri, pihak keamanan dan panitia acara diharapkan lebih memperhatikan aspek keselamatan dan ketertiban penonton.
Baca Juga: Misteri Kematian Tak Wajar Dua Warga Bali di Banyuwangi: Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
Terlebih lagi, dengan adanya kejadian ini, penting untuk melakukan pengawasan lebih ketat untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak panitia atau pihak berwenang mengenai kejadian tersebut.
Namun, diharapkan kejadian ini menjadi pembelajaran agar ke depan acara serupa dapat berlangsung lebih aman dan tertib bagi semua pihak yang terlibat.
Editor : Wiwin Meliana