SINGARAJA, BALI EXPRESS - Renggama lahir dari kejenuhan dalam bermusik yang mendorong tiga pemuda kreatif untuk menjelajahi suara dengan cara baru. Berangkat dari keinginan untuk terus berkarya, mereka bereksperimen dengan musik elektro-akustik menggunakan metode komposisi sederhana.
Setiap nada yang mereka ciptakan merupakan perpaduan pengalaman musikal para personelnya, yang berpijak pada inspirasi dari karya sastra tradisional maupun modern. Dengan suara yang terus berkembang, Renggama menjadi ruang ekspresi dan eksplorasi mereka dalam memahami musik dan rasa.
Renggama digawangi oleh tiga pemuda berbakat, yaitu Kadek Anggara Rismandika, Komang Agus Wira Pradana Siwi, dan Komang Lanang Adi Arimbawa. Ketiganya memiliki latar belakang pendidikan seni yang kuat. Anggara merupakan lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dengan konsentrasi musik karawitan. Wira, yang juga merupakan mantan mahasiswa Anggara, adalah alumni Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja. Sementara itu, Lanang menyelesaikan studinya di ISI Denpasar.
Dalam permainan musik mereka, berbagai instrumen berpadu harmonis. Anggara dengan mahir memainkan seruling Cina yang menghasilkan alunan nada yang lembut dan mendalam. Sementara itu, Lanang membawa inovasi dengan menciptakan sebuah alat musik dari bambu yang disebut undir, sebagai bagian dari tugas akhirnya di ISI Denpasar. Kombinasi instrumen ini memberikan warna khas dalam musik Renggama, yang juga dipadukan dengan unsur musik modern sehingga terdengar unik dan harmonis.
“Kami dari Buleleng. Lewat musik ini kami ingin mengabarkan kalau di Buleleng itu ada bermacam-macam penduduknya. Ada Cina, ada muslim, ada buda, ada Kristen. Untuk itu dalam perpaduannya kami mencoba menghadirkannya lewat seruling Cina, suara burdah dan nada lainnya menjadi satu,” kata Anggara.
Untuk pertama kalinya, Renggama tampil intimate dalam sebuah acara di Komunitas Mahima pada Kamis, 14 Maret 2025. Dalam kesempatan ini, mereka membawakan dua garapan musik yang terinspirasi dari sastra tradisional, yakni geguritan Tamtam dan Cupak Grantang.
Komposisi musik yang mereka sajikan memberikan sensasi klasik yang unik, seolah membawa pendengar kembali ke masa lalu, ke sebuah desa yang tenang di tengah perbukitan. Sentuhan seruling Cina, getaran undir, serta hentakan musik modern menyatu dalam harmoni yang selaras.
Nama Renggama sendiri memiliki makna yang mendalam. “Reng” berarti suara, sementara “Gama” berarti gang Mawar. Nama ini mencerminkan tempat asal mereka berkumpul dan menciptakan musik, yaitu di Gang Mawar, di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Musik yang mereka mainkan tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga membawa pesan mendalam.
Salah satu pesan yang ingin mereka sampaikan adalah pandangan baru terhadap sosok Cupak dalam kisah Cupak Grantang. Cupak yang selama ini dikenal sebagai sosok rakus dan amoral, oleh Renggama ingin ditampilkan dalam perspektif yang berbeda—bahwa di dunia ini, manusia ada karena cinta. Cinta pada alam, keluarga, dan juga Tuhan.
Musik Renggama berakar dari musik dasar karawitan, tetapi dipadukan dengan elemen modern. Hasilnya adalah perpaduan nada yang terdengar bulat, menyatu, dan sopan di telinga. Dengan konsep ini, mereka berupaya menciptakan warna baru dalam dunia musik dan terus mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan baru dalam bermusik.
Ketiga personel Renggama juga memiliki kepribadian dan minat yang beragam. Kadek Anggara Rismandika, yang lahir di Kedis pada 13 April 1993, kini berusia 31 tahun. Ia adalah seorang Aries yang gemar bermusik dan menonton film. Komang Agus Wira Pradana Siwi, lahir di Denpasar pada 3 Januari 2002, kini berusia 23 tahun. Capricorn ini memiliki hobi bermusik dan jalan-jalan. Sementara itu, Komang Lanang Adi Arimbawa lahir di Banjar Tegeha pada 22 September 2001 dan kini berusia 24 tahun. Berzodiak Virgo, Lanang memiliki hobi musik dan berolahraga.
BIODATA
Nama: Kadek Anggara Rismandika (pemain seruling)
TTL: kedis, 13 April 1993
Usia: 31. Tahun
Zodiak: Aries
FB: Kadek Anggara Rismandika
IG: @anggara_rismandika
Hobi: musik dan menonton film
Nama : Komang Agus Wira Pradana Siwi (pemain musik digital)
TTL : Denpasar 3 Januari 2002
USIA : 23 Tahun
ZODIAK : Capricorn
FB : Wira Pradana
IG : @wirapradana3
HOBI : Musik dan jalan-jalan.
Nama : Komang Lanang Adi Arimbawa (pemain undir)
TTL : Banjar Tegeha, 22 September 2001
Usia : 24 Tahun
ZODIAK : Virgo
FB : lanangarmbwaa
IG : @lanangarmbwaa
Hobi : Musik dan berolahraga
Editor : Dian Suryantini