BALIEXPRESS.ID – Duka mendalam menyelimuti keluarga dan rekan-rekan Aipda Agus, anggota Polda Bali yang nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Tukad Bangkung, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.
Sejumlah karangan bunga berjejer di tepi jalan Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, tempat keluarga berduka.
Sejak kabar tragis ini menyebar, para pelayat silih berganti datang, termasuk rekan-rekan sejawatnya di kepolisian.
Baca Juga: WADUH! Gegara Resto Tak Ada Tisu, Pelanggan Ini Gunakan Baju Karyawan Jadi Lap
Aipda Agus selama ini dikenal sebagai sosok polisi baik yang tak pernah memiliki masalah di tempat kerja.
Keputusannya untuk mengakhiri hidup pun mengejutkan banyak pihak.
Menurut informasi, Aipda Agus sempat dilaporkan menghilang dari rumah pada Minggu (16/3/2025).
Keluarga yang cemas akhirnya melapor ke Polda Bali. Pencarian berujung pada penemuan mobil pribadinya di sekitar Jembatan Tukad Bangkung.
Dugaan ulah pati (bunuh diri) semakin kuat setelah petugas menemukan surat wasiat di dalam mobil.
Tak lama, jasad Aipda Agus ditemukan di dasar sungai di bawah jembatan tersebut.
Baca Juga: Pohon Tumbang Timpa Kabel Listrik di Sibang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
"Kami sangat terpukul dengan kepergian beliau. Mohon maaf, kami masih dalam suasana berduka," ujar perwakilan keluarga, Senin (17/3/2025).
Prosesi ngaben digelar Selasa (18/3/2025), di setra desa adat setempat.
Kasus ini meninggalkan banyak tanda tanya besar. Apa isi surat wasiat yang ditinggalkan Aipda Agus?
Apa yang sebenarnya terjadi hingga membuatnya mengambil keputusan tragis ini? ***
Baca Juga: BUKAN MAIN!Dua Pemuda Nekat Transaksi Narkoba Depan Pintu Polsek, Berakhir Diringkus
Editor : I Putu Suyatra