BALIEXPRESS.ID – Selama libur Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2025, BPJS Kesehatan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk tetap mengakses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Peserta BPJS Kesehatan dapat berobat ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mana saja, selama status kepesertaan mereka masih aktif.
"Masyarakat yang mudik atau pulang kampung tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan di FKTP lain meskipun tidak sesuai dengan fasilitas kesehatan yang terdaftar dalam kepesertaannya," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung, I Gusti Catur Wiguna, Rabu (19/3/2025).
Selain itu, jika terjadi kondisi kegawatdaruratan, seluruh fasilitas kesehatan tetap wajib memberikan pelayanan kepada peserta JKN.
Selama periode libur, BPJS Kesehatan tetap menyediakan beberapa layanan, termasuk informasi, administrasi, dan pengaduan. Masyarakat dapat mengakses layanan ini melalui berbagai kanal digital, seperti aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, serta website resmi BPJS Kesehatan.
"Pastikan status kepesertaan JKN tetap aktif. Jika ada tunggakan iuran, peserta diharapkan segera melunasinya. Jika merasa keberatan membayar sekaligus, peserta bisa memanfaatkan Program New Rencana Iuran Bertahap BPJS Kesehatan (REHAB) 2.0 yang tersedia di aplikasi Mobile JKN. Kami juga telah bekerja sama dengan satu juta kanal pembayaran untuk memudahkan peserta dalam membayar iuran," tambahnya.
Fungsional Administrator Kesehatan Ahli Muda Dinas Kesehatan Klungkung, Ni Wayan Budi Asititi, mengungkapkan bahwa selama libur Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2025, layanan poliklinik rawat jalan di RSUD Klungkung dan puskesmas akan tutup mulai 27 Maret hingga 1 April 2025.
Namun, Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Klungkung serta layanan rawat inap tetap beroperasi seperti biasa. "Kami menyiagakan puskesmas dan rumah sakit agar buka 24 jam serta menyediakan layanan kegawatdaruratan pra-hospital selama 24 jam penuh," jelasnya.
Dinas Kesehatan Klungkung juga akan membuka Pos Pelayanan Kesehatan di Posko Terpadu 24 jam di Pos Goa Lawah. Selain itu, mereka telah menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk obat-obatan, alat kesehatan, serta ambulans yang memadai.
"Kami juga memastikan ketersediaan tenaga medis yang cukup serta melakukan pemantauan terhadap fasilitas kesehatan dan posko kesehatan selama libur," tutupnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana