BALIEXPRESS.ID- I Nengah Suari, seorang pegawai kontrak di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem, meninggal dunia setelah tertimpa tiang listrik yang roboh di Jalan Raya Banjar Gunung, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.
Menurut keterangan adik korban, I Nyoman Dana, peristiwa tersebut terjadi Rabu (19/3/2025) sekitar pukul 16.30 Wita.
Saat itu, korban tengah dalam perjalanan pulang dari sawah setelah mencari pakan ternak.
Saat melintas di lokasi kejadian, sebuah tiang listrik yang roboh langsung menimpa tubuh korban.
"Kakak meninggal karena luka parah di bagian kepala dan wajah yang hancur akibat tertimpa tiang listrik," ungkapnya.
Saat ini, jenazah korban masih dititip di RSUD Karangasem menunggu hari baik untuk proses penguburan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa menjelaskan, kejadian ini dipicu oleh angin kencang yang disertai hujan deras.
Sebelum tiang listrik roboh, kabel listrik yang tergantung telah tertimpa oleh pohon yang tumbang.
Tiang listrik itu tidak dapat menahan beban dan akhirnya ambruk saat korban melintas dengan mengendarai sepeda motor.
"Ada tiga orang yang berada di lokasi saat kejadian,” tutur Arimbawa.
Namun mereka tidak dapat menolong korban karena tiang listrik yang roboh berukuran besar.
“Selain itu ada kabel yang masih dialiri listrik," terang pejabat asal Buleleng ini.
Pihak Pemerintah Kabupaten Karangasem turut menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini.
Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan santunan kepada keluarga korban.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi bencana alam, terutama mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan banyaknya pohon rawan tumbang di sepanjang jalan raya.
"Ke depan, pohon-pohon yang berada di sepanjang jalan raya harus mendapat perhatian lebih dari dinas terkait, agar kejadian serupa tidak terulang dan memakan korban jiwa," tegas Pandu. (*)
Editor : I Made Mertawan