BALIEXPRESS.ID – Hujan deras yang melanda Nusa Penida pada Rabu malam (20/03/2025) menyebabkan situasi darurat di Br. Bodong, Desa Ped, di mana aliran sungai Tukad hampir meluap.
Air deras yang mengalir berasal dari curah hujan di wilayah perbukitan, menambah risiko banjir bagi warga setempat.
Baca Juga: Cabang Pohon Camplung Tumbang di Jimbaran Timpa Tiang Listrik Hingga Bahayakan Warga
Dalam upaya mencegah bencana lebih lanjut, masyarakat setempat terlihat bekerja sama membersihkan jalur air dari tumpukan sampah yang dapat menyumbat aliran sungai.
Dalam rekaman video yang beredar menunjukkan semangat gotong royong warga yang berusaha menjaga lingkungan mereka agar tetap aman dan bersih.
Warga terus memantau kondisi sungai dengan harapan dapat mengantisipasi kemungkinan banjir susulan jika hujan kembali turun.
Mereka diingatkan untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat dan berpotensi membahayakan.
Kepala Desa Ped mengungkapkan, "Kami berusaha sekuat tenaga untuk menjaga keselamatan warga. Kerja sama ini sangat penting dalam menghadapi situasi seperti ini."
Baca Juga: Membedah Hipnosis: Ilmu Penyembuhan yang Sering Disalahpahami Sebagai Black Magic
Sementara itu, akun Instagram @infonusapenidaterkini juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dan memperhatikan informasi cuaca terkini.
Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, kewaspadaan menjadi kunci untuk mencegah terjadinya bencana lebih lanjut.
Baca Juga: Libur Lebaran 2025 Diperpanjang 20 Hari, Cek Tanggalnya! Menteri Agama Ungkap Alasannya
Dengan semangat solidaritas dan kerja sama, diharapkan masyarakat Br. Bodong dapat melewati masa sulit ini dengan selamat dan aman.
Editor : Wiwin Meliana