Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Disekap di Myanmar dan Dipaksa Jadi Admin Judol, Dua Pekerja Migran Asal Bali Akhirnya Berhasil Dipulangkan!

I Putu Suyatra • Sabtu, 22 Maret 2025 | 03:13 WIB

ilustrasi
ilustrasi

BALIEXPRESS.ID – Dua pekerja migran asal Kabupaten Buleleng, Bali, yang sempat mengalami mimpi buruk di Myanmar akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia!

Keduanya, Kadek Agus Ariawan dari Kelurahan Liligundi dan Gede Sunarya dari Desa Jinengdalem, diketahui menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking) sebelum akhirnya disekap dan dipaksa bekerja sebagai admin judi online (judol).

Dijanjikan Kerja di Thailand, Malah Diseret ke Myanmar!

Kisah tragis mereka bermula pada tahun 2024, ketika dijanjikan pekerjaan di sektor pariwisata di Thailand.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut Satu Tewas, Satu Dalam Perawatan di Tempat: Korban Merasa Dikejar Orang Tak Dikenal

Namun, mereka justru diberangkatkan dengan visa liburan, yang menjadi modus penipuan mafia perdagangan manusia.

Sesampainya di Thailand, bukannya mendapat pekerjaan sesuai janji, mereka malah digiring ke kawasan konflik di Myanmar, yang dikuasai oleh kelompok bersenjata.

Di sana, mereka disekap dan dipaksa bekerja sebagai admin situs judi online tanpa bisa melarikan diri.

Proses Penyelamatan: Perjuangan Panjang Hingga Kembali ke Tanah Air

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Buleleng, Made Juartawan, membenarkan bahwa kedua pekerja migran ini telah berhasil dipulangkan melalui upaya bersama pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Hujan Deras Bongkar Borok Pasar Tradisional Karangsokong, Pedagang Menjerit!

"Kami mendapat informasi dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali, bahwa dua warga Buleleng telah berhasil dipulangkan," ungkap Juartawan.

Menurutnya, mereka dipulangkan melalui proses repatriasi bersama ratusan pekerja migran lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Beruntung, berdasarkan hasil asesmen pemerintah pusat dan Mabes Polri, keduanya dalam kondisi sehat dan tidak mengalami eksploitasi lebih lanjut seperti perdagangan organ, yang sempat dikhawatirkan banyak pihak.

"Astungkara, mereka sehat. Jadi tidak sampai menjadi korban perdagangan organ seperti isu yang beredar," tegas Juartawan.

Perdagangan Manusia Mengintai! Waspada Modus Penipuan Bekerja ke Luar Negeri

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri.

Modus penipuan seperti ini semakin marak, dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi, tetapi justru berujung eksploitasi dan perbudakan modern.

Kisah Kadek Agus dan Gede Sunarya bisa jadi bukan yang terakhir.

Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih waspada dan memastikan bahwa prosedur keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi. *** 

Baca Juga: Pernyataan Bung Towel setelah Timnas Indonesia Dibantai 5-1 oleh Australia: Singkat, Padat Jelas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #myanmar #judi online #Kabupaten Buleleng #pekerja migran